Breaking News

5 Kelemahan Kunci Stir Mobil yang Harus Diketahui

Di masa pandemi yang sudah berjalan selama 2 tahun ini ternyata turut menyumbangkan dampak negatif ke sektor perekonomian. Akhirnya jumlah pengangguran dan kriminalitas ikut meningkat. Termasuk kasus pencurian mobil yang sedang marak saat ini. Meskipun sudah diberikan pengamanan ganda seperti kunci stir, mobil masih bisa dibobol. Sebenarnya ada beberapa kelemahan kunci stir mobil yang harus diketahui.

Sebagai informasi, kunci stir merupakan aksesoris pada mobil yang memiliki fungsi untuk mengunci pergerakan stir. Banyak masyarakat yang menggunakan kunci stir untuk mengamankan mobilnya, dengan harapan mobil tidak bisa dicuri. Tetapi, kenyataan yang terjadi di lapangan tidaklah seperti itu. Kunci stir memiliki beberapa kelemahan yang akhirnya dimanfaatkan pencuri untuk menjalankan aksi kejahatannya. Berikut adalah 5 kelemahan pada kunci stir yang harus diketahui.

1. Kunci Bisa Dibuka dengan Bor Portable

Sebelum membeli alat pengaman mobil ini, ketahuilah bahwa kunci stir tersebut masih bisa dibuka begitu mudah dengan alat bor portable. Caranya, lubang kunci akan dibor oleh si pelaku untuk menanggalkan besi yang menempel pada stir. Lalu, hanya membutuhkan waktu beberapa detik saja, mobil bisa raib dan jatuh ke tangan pencuri. Itulah sebabnya mobil yang memakai kunci stir masih rawan terhadap pencurian dan pembobolan. Cobalah pikir kembali jika ingin membeli kunci stir.

2. Besi Kunci Stir Dapat Dipotong dengan Mesin Gerinda

Selalu ada cara bagi pencuri dalam melancarkan aksi kejahatannya. Termasuk membawa mesin gerinda untuk memotong besi kunci. Pasti beberapa orang tidak akan menyangka jika pencuri seniat itu untuk membobol keamanan mobil, meskipun faktanya memanglah demikian. Kunci stir yang dibeli dengan harga mahal sekalipun dapat dipotong bagian besinya hingga akhirnya terbelah dua. Lalu pencuri tinggal menghidupkan mesin mobil dan membawa kabur.

3. Sistem Alarm pada Kunci Stir Dapat Dimatikan dengan Mudah

Ada beberapa jenis kunci stir yang dilengkapi dengan fitur alarm. Jadi, cara kerjanya seperti ini; ketika kunci stir mendeteksi adanya pergerakan yang mencurigakan, alarm otomatis akan menyala dan berbunyi. Walaupun hal ini terlihat sangat aman, rupanya sistem alarm tersebut masih bisa dimatikan dengan mudah oleh pencuri yang handal. Mereka tentunya sudah menghafal jenis-jenis kunci stir yang ada alarmnya seperti hipowerlock alarm dan masih banyak lagi.

4. Kunci Stir Gampang Macet Saat Ingin Dibuka dengan Kunci Aslinya

Kunci stir yang dijual di pasaran tidak semuanya bagus, terutama yang harganya murah. Jika membeli kunci stir yang seperti itu, biasanya lubang kunci gampang rusak dan macet walaupun yang dimasukkan adalah kunci aslinya. Bagi yang sedang terburu-buru karena ada urusan penting, pasti sangat jengkel apabila mengalami gangguan tersebut. Alangkah baiknya untuk membeli kunci stir yang benar-benar berkualitas meski harganya cukup mahal yaitu sekitaran 500 ribuan.

5. Kualitas Besi Banyak yang Buruk dan Kopong

Harga suatu barang akan menggambarkan kualitasnya. Jangan tergiur membeli kunci stir yang dijual dengan harga dibawah standar atau murahan. Biasanya, besi kunci stir tersebut tidak ada isinya alias kopong. Besi kunci yang berkualitas buruk akan memudahkan pekerjaan maling dalam proses pemotongan besi. Sehingga mudah bagi pencuri untuk membobol kunci stir karena besinya yang kopong dan rapuh.

Nah, itulah 5 kelemahan kunci stir mobil yang harus diketahui sebelum membelinya. Pembobolan mobil biasanya dilakukan secara kelompok, maka dari itu selalu lah berhati-hati saat memarkirkan kendaraan. Pilihlah tempat parkir yang penerangannya bagus dan dijaga oleh juru parkir. Hindari memberhentikan mobil di lokasi yang sepi serta gelap, karena tempat tersebut biasanya sering dipantau oleh maling. Jangan meninggalkan barang berharga di atas dashboard, karena bisa meningkatkan keinginan pelaku untuk berbuat jahat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.