Breaking News

7 Komponen Suspensi Depan Motor yang Harus Diketahui

Komponen suspensi depan motor saling berhubungan dalam menjalankan fungsinya sebagai peredam getaran di bagian depan motor. Komponen ini sewaktu-waktu mungkin saja akan mengalami kerusakan akibat penggunaannya yang tidak baik atau akibat aus. Oleh karena itu, perlu bagi seorang pengendara khususnya untuk mengetahui komponen suspensi apa saja di bagian depan sepeda motor.

Sebelum itu, suspensi biasa dikenal dengan istilah shockbreaker. Nah, perlu diketahui bahwa pada dasarnya setiap sepeda motor dilengkapi dengan suspensi yang ada di depan dan di belakang. Suspensi bagian depan motor biasanya sering mengalami kerusakan daripada suspensi belakang. Oleh karena itu, komponen suspensi bagian depan motor yang harus diketahui yaitu:

1. Silinder Garpu (Fork Silinder)

Silinder garpu adalah komponen suspensi depan motor yang pertama. Komponen ini berperan sebagai wadah dari komponen yang ada di bagian depan motor. Selain itu, silinder garpu berfungsi sebagai wadah minyak suspensi (shock) itu sendiri. Kondisi silinder garpu beserta minyaknya menunjang dalam perannya sebagai peredam kejut di jalan yang tidak rata.

2. Sil Oli

Sil oli merupakan komponen yang berfungsi untuk menjaga oli agar tetap berada di dalam silinder garpu. Dibanding yang lain komponen ini jarang mengalami kerusakan. Akan tetapi, jika sampai terjadi kebocoran, maka tentunya akan membahayakan pengendara jikalau ban motor tergelincir karenanya. Oleh karena itu, komponen ini tetap harus dirawat dengan baik.

3. Sil Debu (Dust Seal)

Komponen suspensi depan motor selanjutnya yaitu sil debu. Komponen ini berfungsi untuk menjaga silinder garpu dari debu di luar sana agar tidak masuk ke dalamnya. Jika debu masuk ke dalam silinder garpu, maka tabung garpu akan mengalami kerusakan. Kerusakan yang lebih parahnya yaitu bahwa tabung garpu dapat mengalami keausan.

4. Cincin Stopper

Selain sil oli yang menjaga oli tetap berada di dalam silinder garpu, selanjutnya yaitu cincin stopper. Komponen ini berfungsi untuk menahan tekanan dari minyak shock yang dapat mengakibatkan oli shock bergerak keluar. Selain itu, juga menahan sil debu supaya tetap berada pada tempatnya dan menjaga suspensi agar bekerja dengan baik.

5. Tabung Garpu (Fork Tube)

Tabung garpu atau tabung shock dalam merupakan salah satu komponen yang berperan dalam membuat sekat. Yaitu sebagai komponen yang membuat ruang atau sekat antara silinder garpu dengan ruang bagian dalam tabung garpu tersebut. Ruang atau sekat ini bertujuan sebagai upaya untuk meredam gaya oskilasi yang timbul dari pegas garpu/pegas reaksi.

6. Torak Garpu

Adapun torak garpu yaitu komponen yang berfungsi sebagai piston yang membagi ruang torak garpu menjadi bagian atas dan bagian bawah. Hal ini juga yang membuat oli shock berpindah ruang dari bawah menuju atas torak garpu, begitu pun sebaliknya. Selain itu, torak garpu berperan untuk mengkompres minyak shock yang terdapat di dalam silinder garpu.

7. Pegas Reaksi (Fork Spring)

Komponen terakhir adalah pegas reaksi. Komponen ini berperan untuk menerima dan menyerap getaran/kejutan (oksilasi) yang didapatkan melalui permukaan jalan. Kemudian, pegas reaksi akan berfungsi ketika melalui jalan yang kurang baik atau berlubang. Selain itu juga, komponen ini memberikan efek elastisitas pada kendaraan ketika melewati jalan yang  kurang baik atau berlubang.

Nah, itulah komponen suspensi depan motor yang harus diketahui khususnya oleh pengendara. Setiap komponennya wajib diperhatikan dan dirawat dengan baik. Jikalau dalam penggunaanya dirasa kurang nyaman atau terjadi kerusakan, maka cepat tangani dan diperiksakan ke bengkel. Karena kerusakan yang terjadi pada salah satu komponen saja dapat mempengaruhi kinerja komponen lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.