Adab Ketika Bersin Dilengkapi Doa Latin dan Artinya

Adab dan Doa Ketika Bersin – Salah satu aktifitas yang pasti dialami manusia adalah bersin. Dalam Islam terdapat adab dan doa setelah bersin.

Adab Ketika Bersin

Beberapa adab yang dapat kita lakukan ketika bersin adalah :

  1. Menggunakan tangan untuk menutupi mulut
  2. Merendahkan suara
  3. Berdoa

Adab di atas sesuai sunnah yang diajarkan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam sebagaimana diceritakan oleh Abu Hurairah radliyallahu anhu:

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا عَطَسَ وَضَعَ يَدَهُ أَوْ ثَوْبَهُ عَلَى فِيهِ، وَخَفَضَ بِهَا صَوْتَهُ

“Adalah Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam ketika bersin, beliau meletakkan tangan atau baju beliau pada mulut beliau. Dan beliau merendahkan suara beliau dengannya.” [Hr. Abu Dawud]

Doa Ketika Bersin

Doa setelah bersin sebagaimana dijelaskan oleh ulama berjumlah 3. Maka bebas bagi anda untuk mengucapkan salah satunya. Ketiganya adalah:

-Yang mustahab: alhamdulillah.

-Yang lebih baik; alhamdulillahi Robbil alamin

-Yang lebih afdhol; alhamdulillah ala kulli hal.

Ketiga doa ini disebutkan oleh An-Nawawi rahimahullah dalam kitab Al-Adzkar sebagai berikut:

اتفق العلماء على أنه يُستحبّ للعاطس أن يقولَ عقب عطاسه: الحمد لله، فلو قال: الحمد لله ربّ العالمين كان أحسن، ولو قال: الحمد لله على كُلّ حالٍ كان أفضل

“Ulama bersepakat atas bahwasanya disukai bagi seseorang yang bersin untuk mengucapkan bacaan setelah bersinnya: Alhamdulillah. Kalau dia mengucapkan: Alhamdulillahi rabbil alamin, maka itu lebih baik. Kalau dia mengucapkan: Alhamdulillah ala kulli haal, maka itu lebih afdal (utama).” [Al-Adzkar 1/270]

Bacaan Doa Pertama

Bacaan latin: Alhamdulillah.

Artinya: Segala puji bagi Allah.

Bacaan Doa Kedua

Bacaan latin: Alhamdulillahi rabbil alamin.

Artinya: Segala puji bagi Allah, Pemelihara sekalian alam.

Ulama yang lebih suka ucapan doa ini berhujjah dengan hadits:

من قال الحمدُ للهِ ربِّ العالمين من قِبَلِ نفسِه كُتِب له ثلاثون حسنةً وحُطَّتْ عنه ثلاثون سيِّئةً

“Barang siapa membaca alhamdulillahi rabbil alamin dari hatinya, dicatat baginya 30 kebaikan pahala, dan digugurkan darinya 30 dosa.” [Hr. Bazzar, hasan]

Bacaan Doa Ketiga

Bacaan latin: Alhamdulillah ala kulli haal

Artinya: Segala puji bagi Allah atas setiap keadaan.

Ucapan doa ini merupakan sunnah untuk dibaca saat:

  1. Bersin, berdasar hadits ibnu umar ra.
  2. Saat mendapati sesuatu yang tidak disukai, seperti musibah dll. Mengenai hal ini, anda bisa membaca artikel saya yang berjudul: Doa ketika tertimpa musibah.

Doa Ketika Mendengar Orang Bersin

Selain bahwasanya setelah bersin seseorang disunnahkan untuk membaca doa, orang yang mendengar juga disunnahkan untuk mendoakan. Syaratnya adalah orang yang bersin sudah mengucapkan hamdalah. Apabila dia tidak membacanya, maka tidak perlu didoakan.

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

إِذَا عَطَسَ أَحَدُكُمْ فَحَمِدَ اللَّهَ فَشَمِّتُوهُ فَإِنْ لَمْ يَحْمَدِ اللَّهَ فَلاَ تُشَمِّتُوهُ

“Apabila salah seorang dari kalian bersin lalu dia memuji Allah, maka doakanlah dia. Jika dia tidak memuji Allah, maka janganlah kalian mendoakannya.”

Bahkan, hal ini merupakan hak orang muslim yang harus ditunaikan oleh muslim yang lain sebagaimana sabda beliau:

إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْعُطَاسَ وَيَكْرَهُ التَّثَاؤُبَ فَإِذَا عَطَسَ فَحَمِدَ اللَّهَ فَحَقٌّ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ سَمِعَهُ أَنْ يُشَمِّتَهُ وَأَمَّا التَّثَاؤُبُ فَإِنَّمَا هُوَ مِنْ الشَّيْطَانِ فَلْيَرُدَّهُ مَا اسْتَطَاعَ فَإِذَا قَالَ هَا ضَحِكَ مِنْهُ الشَّيْطَانُ

“Sesungguhnya Allah menyukai bersin dan membenci kuap. Maka bila seseorang bersin lalu dia memuji Allah, maka merupakan haknya atas setiap muslim yang mendengarnya untuk mentasymitnya (mendoakan). Dan adapun menguap, tiada lain dia itu dari setan. Hendaklah dia menahannya semampu dia. Maka apabila dia mengucapkan “haah”, maka tertawalah setan darinya.”

Lalu bagaimana cara mendoakannya?

Dalam istilah islam, jawaban doa bagi orang bersin disebut dengan tasymit.

Cara tasymit orang yang bersin adalah sesuai sunnah yang diajarkan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam sebagai berikut:

  • Orang yang bersin: Alhamdulillah.
  • Orang yang mendengar orang bersin dan mengucapkan hamdalah: Yarhamukallah (semoga Allah merahmatimu).
  • Orang yang bersin setelah didoakan: Yahdikumullah wa yushlihu balakum (semoga Allah memberimu petunjuk dan memperbaiki keadaanmu).

Dalilnya adalah dari Abu Hurairah radliyallahu anhu, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

إِذَا عَطَسَ أَحَدُكُمْ فَلْيَقُلْ: الحَمْدُ لِلَّهِ، وَلْيَقُلْ لَهُ أَخُوهُ أَوْ صَاحِبُهُ: يَرْحَمُكَ اللَّهُ، فَإِذَا قَالَ لَهُ: يَرْحَمُكَ اللَّهُ، فَلْيَقُلْ: يَهْدِيكُمُ اللَّهُ وَيُصْلِحُ بَالَكُمْ

“Apabila salah seorang dari kalian bersin, hendaklah dia mengucapkan: Alhamdulillah. Hendaknya saudaranya atau temannya mengucapkan: Yarhamukallah. Dan apabila dia mendoakannya yarhamukallah, maka hendaknya dia mengucapkan: Yahdikumullah wa yushlihu balakum.” [Hr. Al-Bukhari]

Bagaimana jika seorang anak kecil atau bayi bersin?

Menurut situs islamqa.info, apabila seorang anak sudah mampu untuk berpikir, maka disyariatkan untuk mengajarinya adab-adab ketika bersin.

Apabila dia masih kecil dan belum mampu untuk belajar, atau belum mampu melafalkan hamdalah, sebagian ulama berpendapat bahwa walinya boleh untuk mengucapkan hamdalah untuknya. Hanya saja, yang lebih kuat adalah tidak digantikan, karena hamdalah hanya dianjurkan bagi orang yang bersin.

Adapun cara mendoakan anak kecil yang bersin dan mengucap hamdalah tidak berbeda dari cara mendoakan orang dewasa.

Demikianlah artikel tentang adab dan doa ketika bersin arab, latin, dan artinya, wallahu a’lam.

Semoga bermanfaat.

Wabillahit taufiq.


Oleh: Zain Al-Fikry. Ikuti kami di fanspage Mutiara Dakwah.

Artikel: Al-Fikry.com

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.