Amalan agar Rezeki Berkah dan Melimpah

Amalan agar rezeki berkah dan melimpah – Sebagai seorang manusia biasa, kita pasti berharap agar rezeki kita berlimpah. Tentu saja hal ini sangat dimaklumi. Namun, ternyata sebenarnya ada yang lebih penting untuk kita harapkan yaitu baiknya rezeki kita.

Rezeki yang baik tidaklah diukur dari kuantitasnya. Rezeki yang baik diukur dari seberapa berkah ia ketika di tangan kita. Lalu, bagaimana cara agar rezeki kita berkah?

Cara agar rezeki lancar dan berkah adalah dengan melakukan amalan-amalan berikut:

1. Tingkatkan Taqwa

Tingkatkan taqwa kepada Allah subhanahu wa taala.

Sebagai manusia yang beriman kepada Allah, kita harus yakin bahwa ketika Allah ridla kepada kita, maka setiap urusan kita akan menjadi mudah.

Begitu pula dalam masalah rezeki. Rezeki kita adalah Allah yang mengaturnya.

Karena itulah, apabila kita ingin agar rezeki kita lancar dan berkah, maka kita wajib untuk meningkatkan iman dan takwa kita kepada Allah azza wa jalla. Dia telah berkalam:

ولَوْ أَنَّ أَهْلَ القُرَى آمَنُوا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِم بَرَكَاتٍ مِّنَ السَّمَاءِ وَالأَرْضِ

“Dan kalaulah bahwasanya penduduk negeri itu mereka beriman dan bertakwa, sungguh pasti Kami bukakan atas mereka pintu keberkahan dari langit dan bumi.” [Qs. Al-A’raf (7) : 96]

2. Perbanyak Doa dan Istighfar

Doa dan istighfar

Berdoa adalah satu-satunya cara bagi seorang hamba untuk menumpahkan keluh kesahnya kepada Allah taala.

Selain itu, Allah taala juga telah berjanji untuk mengabulkan doa yang dipanjatkan oleh seorang hamba.

Dia berkalam:

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ

“Dan Pemelihara kalian berkalam: Berdoalah kepada-Ku, Aku pasti mengabulkan untuk kalian.” [Qs. Ghafir (40) : 60]

Karena itulah, kita bisa memanjatkan doa minta rezeki kepada Allah.

Salah satunya adalah dengan membaca doa yang diucapkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam setiap selesai shalat shubuh:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا

“Ya Allah, sesungguhnya aku minta kepada Engkau akan ilmu yang bermanfaat, rezeki yang thoyyib, dan amal yang diterima.” [Hr. Ibnu Majah]

Inilah doa minta rezeki yang dapat kita amalkan.

Selain dengan doa, zikir juga merupakan amalan yang dapat membuat rezeki menjadi lancar dan berkah. Caranya adalah dengan selalu mengucapkan bacaan istighfar kepada Allah, selalu meminta ampun kepada-Nya.

Allah taala menyebutkan cara ini melalui lisan Nabi Nuh ‘alaihis salam dalam perkataannya:

فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّاراً * يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُم مِّدْرَاراً * وَيُمْدِدْكُم بِأَمْوَالٍ وَبَنِينَ وَيَجْعَل لَّكُمْ جَنَّاتٍ وَيَجْعَل لَّكُمْ أَنْهَاراً

“Maka aku berkata: Beristighfarlah kepada Pemelihara kalian (karena) sesungguhnya Dia Mahapengampun. Niscaya Dia akan mengirimkan hujan atas kalian secara lebat, memperbanyak harta dan anak-anak kalian, dan mengadakan untuk kalian akan kebun-kebun dan mengadakan pula untuk kalian akan sungai-sungai.” [Qs. Nuh (71) : 10-12]

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ لَزِمَ الاِسْتِغْفَارَ جَعَلَ اللَّهُ لَهُ مِنْ كُلِّ ضِيقٍ مَخْرَجاً ، وَمِنْ كُلِّ هَمٍّ فَرَجاً ، وَرَزَقَهُ مِنْ حَيْثُ لاَ يَحْتَسِبُ

“Barang siapa melazimi istighfar, Allah pasti jadikan untuknya dari setiap kesempitan akan jalan keluar, dari setiap kesusahannya akan kemudahan, dan Dia memberinya rezeki dari arah yang tidak dia sangka.” [Hr. Abu Dawud]

3. Maksimalkan Ikhtiar

Seorang muslim wajib untuk selalu bertawakal kepada Allah. Tawakal adalah berserah diri setelah memaksimalkan usaha atas tujuan yang kita inginkan.

Begitu juga ketika kita menginginkan agar rezeki berkah dan lancar, maka kita harus memaksimalkan usaha setelah itu menyerahkan hasilnya kepada Allah azza wa jalla. Allah taala berkalam:

هُوَ الَّذِي جَعَلَ لَكُمُ الأَرْضَ ذَلُولاً فَامْشُوا فِي مَنَاكِبِهَا وَكُلُوا مِن رِّزْقِهِ وَإِلَيْهِ النُّشُورُ

“Dialah yang menjadikan bumi itu mudah bagi kalian, maka berjalanlah di segala penjurunya dan makanlah dari rizki-Nya dan kepada-Nya-lah tempat kembali.” [Qs. Al-Mulk (67) : 15]

4. Jujur agar Rezeki Berkah dan Melimpah

Jujur dan meninggalkan kecurangan

Banyak orang mengatakan bahwa jujur itu mujur. Semakin jujur seseorang, semakin bertambah pula kemujurannya.

Terlebih dengan jujur, seseorang akan mendapatkan keberkahan pada rezeki yang dia terima. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

الْبَيِّعَانِ بِالْخِيَارِ مَا لَمْ يَتَفَرَّقَا ، فَإِنْ صَدَقَا وَبَيَّنَا بُورِكَ لَهُمَا فِى بَيْعِهِمَا ، وَإِنْ كَذَبَا وَكَتَمَا مُحِقَتْ بَرَكَةُ بَيْعِهِمَا

“Dua orang yang berjual beli itu bebas memilih selagi keduanya belum berpisah. Maka jika keduanya jujur dan saling menjelaskan dengan benar, maka pasti diberkahi pada bisnis keduanya. Namun, jika keduanya berdusta dan menyembunyikan (cacat), maka dihapuslah keberkahan jual beli keduanya.” [Muttafaqun ‘alaih]

5. Perkuatlah Silaturrahim

Menjalin silaturrahim

Silaturahmi menjadi jalan lancarnya rezeki. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ أَحَبَّ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِي رِزْقِهِ وَيُنْسَأَ لَهُ فِي أَثَرِهِ فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ

“Barang siapa yang berkeinginan agar rizkinya dilapangkan dan nama baiknya di kekalkan, maka hendaknya ia menyambung tali persaudaraannya.” [Hr. Al-Bukhari]

6. Bantulah yang Lemah

Berbuat baik kepada orang lemah dan gemar membantu mereka

Abu Dawud menulis dalam kitabnya bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

ابْغُونِى الضُّعَفَاءَ فَإِنَّمَا تُرْزَقُونَ وَتُنْصَرُونَ بِضُعَفَائِكُمْ

“Carikanlah untukku orang-orang lemah, karena sesungguhnya tiada lain kalian diberi rizki dan ditolong karena orang-orang lemah kalian.” [Hr. Abu Dawud]

Beliau juga bersabda:

مَا مِنْ يَوْمٍ يُصْبِحُ الْعِبَادُ فِيهِ إِلاَّ مَلَكَانِ يَنْزِلاَنِ، فَيَقُولُ أَحَدُهُمَا : اللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقاً خَلَفاً ، وَيَقُولُ الآخَرُ: اللَّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكاً تَلَفاً

“Tidaklah ada satu hari yang seorang hamba berpagi-pagi padanya kecuali ada dua malaikat yang turun, lalu berkata salah satu dari keduanya: “Ya Allah, berikanlah kepada orang yang berinfak akan ganti.” Dan yang lain berkata: “Ya Allah, berikanlah kepada orang yang kikir akan kebinasaan.” [Muttafaqun ‘alaih]

Dalam sebuah hadits qudsi, Allah taala berkalam:

أَنْفِقْ أُنْفِقْ عَلَيْكَ

“Berinfaklah kamu, maka Aku akan berinfak kepadamu.” [Muttafaqun ‘alaih]

7. Miliki Rasa Bersyukur

Selalu bersyukur atas segala yang Allah berikan

Syukur adalah perantara supaya Allah menambah nikmat. Allah taala berkalam:

وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِن شَكَرْتُمْ لأَزِيدَنَّكُمْ

“Dan (ingatlah) ketika Pemelihara kalian mengumumkan: “Sungguh jika kalian bersyukur, sungguh Aku akan tambahi kalian (akan nikmat).” [Qs. Ibrahim (14) : 7]

8. Bersifatlah Qanaah

Qanaah (merasa cukup) dan tidak tamak

Tahukah anda bahwa Qanaah juga merupakan syarat agar rezeki berkah dan lancar? Hakim bin Hizam radliyallahu ‘anhu bercerita bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepadanya:

يَا حَكِيمُ إِنَّ هَذَا الْمَالَ خَضِرَةٌ حُلْوَةٌ ، فَمَنْ أَخَذَهُ بِطِيبِ نَفْسٍ بُورِكَ لَهُ فِيهِ ، وَمَنْ أَخَذَهُ بِإِشْرَافِ نَفْسٍ لَمْ يُبَارَكْ لَهُ فِيهِ ، وَكَانَ كَالَّذِى يَأْكُلُ وَلاَ يَشْبَعُ

“Wahai Hakim! Sesungguhnya harta ini indah dan manis, maka barang siapa yang mengambilnya dengan jiwa yang baik, niscaya mendapat keberkahan, dan barang siapa yang mengambilnya dengan jiwa yang tamak, niscaya tidak mendapat keberkahan, dan ia seperti orang yang makan tetapi tidak pernah kenyang, dan tangan yang di atas lebih baik dari tangan yang di bawah.” [Muttafaqun ‘alaih]

Demikianlah 8 amalan agar rezeki berkah dan melimpah, semoga bermanfaat.