Allahul Musta’an: Arti, Maksud, dan Hukum Mengucapkannya

Simak penjelasan tentang arti allahul musta’an serta tulisan Arab dan artinya berikut ini.

Allahul Musta’an

Karena seringnya kata-kata ini digunakan di sosial media -biasanya oleh orang yang mengaku salafi, akhirnya banyak orang yang bertanya apa artinya allahul mustaan.

Biasanya kalau yang digunakan bukan kalimat ini, maka yang digunakan adalah hadaanallah atau allahu yahdik. Berikut ini kami jelaskan arti yang sesuai.

Arti Allahul Musta’an

Al-Musta’an adalah salah satu dari nama-nama Allah.

Allahul musta’an adalah berasal dari tulisan bahasa Arab الله المُسْتَعَان yang artinya adalah Allah adalah tempat meminta pertolongan.

Baca Juga: Arti Innalillahiwainnailaihirojiun

Maksud Allahul Musta’an

Selain tentang arti dari kalimat ini, banyak juga yang bertanya mengenai makna dari kata-kata ini.

Kalimat ini asalnya adalah dari al quran yang terletak pada surah yusuf (12) ayat 18 berikut ini:

وَجَاءُوا عَلَى قَمِيصِهِ بِدَمٍ كَذِبٍ قَالَ بَلْ سَوَّلَتْ لَكُمْ أَنْفُسُكُمْ أَمْرًا فَصَبْرٌ جَمِيلٌ وَاللَّهُ الْمُسْتَعَانُ عَلَى مَا تَصِفُونَ

Wajaa’uu ala qamiishihi bidamin kadzib. Qaala bal sawwalat lakum anfusukum amra. Fashabrun jamiil. Waallahul musta’an ala ma tashifun.

“Dan mereka datang dengan membawa gamisnya (yang dilumuri) dengan darah palsu. Dia (Ya’qub) berkata: Bahkan diri kalian telah menghias-hiasi perkara ini untuk kalian; maka (aku akan sabar) dengan kesabaran yang baik. Dan Allah adalah tempat meminta pertolongan atas apa yang kalian ceritakan.”

Maksud dari kalimat ini adalah sebuah penegasan bahwa kita hanya meminta pertolongan kepada Allah taala semata. Sebab, hanya Allahlah Dzat yang Mahakuasa.

Dengan kalimat ini juga, kita mengamalkan ayat yang sering kita baca sehari-hari:

إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ

“Hanya kepada Engkau kami menyembah dan hanya kepada Engkau kami meminta pertolongan.” [Qs. Al Fatihah (1) ayat 5]

Hukum Mengucapkan Wallahul Musta’an

Mengucapkan kalimat ini hukumnya mustahab (disukai).

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari dan Muslim, disebutkan bahwa Nabi shallallahu alaihi wa sallam sedang berada di sebuah kebun. Kemudian beberapa sahabat datang menemui beliau termasuk Utsman bin Affan radliyallahu anhu.

Ketika Utsman akan memasuki kebun, Nabi shallallahu alaihi wa sallam menyuruh seorang sahabat untuk memberi kabar kepada Utsman bahwa dia akan masuk syurga dengan banyak musibah. Ketika mendengarnya, Utsman berteriak: Allahul Musta’an.

Ketika menjelaskan hadits ini, Imam An-Nawawi berkata:

فِيهِ اسْتِحْبَابُهُ عِنْدَ مِثْلِ هَذَا الحال

“Pada hadits ini ada dalil disukainya ucapan ini pada keadaan seperti ini.” [Syarhun Nawawi ala Muslim 15/171]

Walhasil, silakan diamalkan.

Demikianlah arti, maksud, dan hukum mengucapkan allahul musta’an, wallahualam. Semoga bermanfaat.