Breaking News

Cara Cek Ukuran Main Jet Dan Pilot Jet Standar Semua Motor Kebesaran Atau Kekecilan

Penggunaan teknologi injeksi dinilai mampu menghemat penggunaan bahan bakar menggantikan karburator. Namun, banyak pengguna motor masih menggunakan karburator karena mudah untuk diganti-ganti sesuai dengan performa yang diinginkan. Maka sangat penting untuk mengetahui cara cek ukuran main jet dan pilot jet standar semua motor kebesaran atau kekecilan.

Perbedaan Antara Main Jet Dengan Pilot Jet

Baik main jet maupun pilot jet adalah salah satu komponen pada motor terletak di dalam karburator motor. Secara fungsional kedua komponen ini membantu tugas-tugas utama karburator motor. Tugas utama dari karburator motor ialah mencampur bensin dan udara hingga dapat menghasilkan tenaga penggerak motor.

Perbedaan yang mencolok dari main jet serta pilot jet ialah fungsi utamanya tidak sama. Main jet fungsi utamanya adalah mengalirkan bensin saat putaran mesin ada di tengah hingga atas. Sedangkan pilot jet berfungsi mengalirkan bensin dari stasioner sampai rpm menengah. Jadi, pastikan ukuran kedua komponen tersebut sesuai dengan standar motor.

Cara Cek Ukuran Main Jet Dan Pilot Jet Standar Semua Motor Kebesaran Atau Kekecilan

Motor yang sudah diotak-atik mesinnya perlu dilakukan penyesuaian karburator agar dapat mengimbangi penggunaan bensin pada pembakaran motor. Penggunaan karburator dalam motor tidak boleh kebesaran atau kekecilan karena akan membuat kondisi motor menjadi memburuk. Berikut cara cek ukuran main jet dan pilot jet standar semua motor kebesaran atau kekecilan:

1. Nyalakan Motor

Langkah pertama cara cek ukuran main jet dan pilot jet standar semua motor kebesaran atau kekecilan adalah menyalakan mesin motor. Pengguna dapat mengetahui dengan mudah kondisi dari motor dengan melihat apakah mesin motor berfungsi dengan baik atau tidak. Cara ini dinilai sangat mudah karena tidak perlu menggunakan teknik tertentu.

Cara melihat kondisi main jet dan pilot jet cocok di motor adalah menyalakan mesin motor. Apabila mesin berkali-kali dicoba sulit menyala, maka kemungkinan main jet atau pilot tidak sesuai dengan standar motor. Namun, langkah ini belum bisa menentukan apakah main jet atau pilot jet yang kebesaran atau kekecilan.

2. Periksa Kondisi Busi

Komponen motor yang sangat penting untuk sistem perapian motor adalah busi. Komponen ini terletak pada mesin pembakaran pada ujung elektroda mesin pembakaran. Kerusakan pada busi akan mengakibatkan sistem perapian motor akan bekerja secara tidak sempurna. Maka, perlu pemeriksaan kondisi busi secara berkala agar jika ada masalah langsung dapat ditangani.

Salah satu penyebab kerusakan pada busi adalah ukuran main jet dan pilot jet yang terlalu besar atau kecil. Apabila kondisi busi basah oleh bensin, maka dipastikan main jet dan pilot jet kebesaran. Sedangkan ukuran main jet dan pilot jet yang kekecilan dilihat kondisi busi berwarna putih dan kering.

3. Periksa Karburator Motor

Cara cek ukuran main jet dan pilot jet standar semua motor kebesaran atau kekecilan selanjutnya adalah mengecek karburator motor. Karburator berkaitan dengan main jet dan pilot jet karena kedua komponen tersebut membantu tugas utama karburator. Apabila main jet dan pilot jet tidak cocok ukuran standarnya, maka menghambat kinerja karburator.

Indikator kondisi karburator akibat dari ukuran main jet dan pilot jet yang terlalu besar adalah kondisi karburator motor mengembun. Sedangkan jika karburator mengeluarkan suara ‘ngook’ pada saat akselerasi, maka dapat dipastikan main jet dan pilot jet kekecilan. Segera ganti main jet dan pilot jet agar karburator kembali normal seperti semula.

4. Periksa Knalpot Motor

Komponen motor yang sangat mudah diamati secara langsung adalah knalpot motor. Komponen ini berfungsi sebagai saluran pembuangan dari hasil pembakaran bensin. Selain itu, knalpot juga berfungsi untuk meredam suara proses pembakaran bensin di ruang bakar. Suara knalpot  menjadi salah satu indikator ketidakcocokkan ukuran main jet maupun pilot jet.

Cara memeriksa knalpot akibat ukuran kedua komponen tersebut yang tidak sama dengan standar motor cukup mudah. Knalpot akan mengeluarkan asap berwarna hitam, maka dapat dipastikan main jet atau pilot jet kebesaran. Apabila main jet serta pilot jet kekecilan, knalpot akan meledak-ledak ketika motor sedang dipacu.

5. Cek Akselerasi Motor

Akselerasi pada motor ialah gerakan perubahan kecepatan motor dalam satuan waktu tertentu. Pengguna motor akan dapat merasakannya mendapat kecepatan dengan waktu tertentu ketika membuka gas motor. Guna melihat apakah ukuran main jet dan pilot jet sesuai dengan standar semua motor, maka dapat memeriksa akselerasi motor.

Main jet dan pilot jet motor yang ukurannya terlalu besar ditandai dengan akselerasi motor yang terasa berat. Sedangkan main jet dan pilot jet yang berukuran terlalu besar akselerasi motornya akan sangat lemah. Kondisi ini membuat pengguna tidak nyaman ketika mengendarai motornya, maka segera ganti sesuai ukuran standarnya.

Demikian penjelasan tentang cara cek ukuran main jet dan pilot jet standar semua motor kebesaran atau kekecilan. Penggunaan ukuran main jet dan sesuai standar sangatlah penting karena membuat performa mesin tidak maksimal. Pengguna perlu melakukan research dahulu sebelum memutuskan untuk membeli main jet dan pilot jet baru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.