Doa Memakai Pakaian

Berikut ini penjelasan mengenai doa berpakaian yaitu ketika memakai baju dan pakaian baru lengkap dengan bacaan Arab, Latin, dan artinya. Bagus untuk kita ajarkan kepada anak-anak agar mereka terbiasa mengingat Allah di setiap aktifitasnya.

Bagi anda yang berprofesi sebagai pengajar tpa atau tpq, semoga tulisan ini dapat menjadi rujukan bagi anda dalam mengajar anak-anak didik.

Nikmat Pakaian

Busana merupakan salah satu kebutuhan primer manusia selain sandang dan pangan. Ia juga merupakan salah satu dari banyaknya nikmat Allah yang telah diberikan kepada kita. Allah taala berkalam:

يَا بَنِي آدَمَ قَدْ أَنْزَلْنَا عَلَيْكُمْ لِبَاسًا يُوَارِي سَوْآتِكُمْ وَرِيشًا وَلِبَاسُ التَّقْوَى ذَلِكَ خَيْرٌ ذَلِكَ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ لَعَلَّهُمْ يَذَّكَّرُونَ

“Wahai anak Adam, sesungguhnya telah Kami turunkan atas kalian akan pakaian untuk menutupi aurat kalian dan sebagai perhiasan. Dan pakaian taqwa itu lebih baik. Itu adalah termasuk dari tanda-tanda kekuasaan Allah agar mereka dapat mengambil peringatan.” [Qs. Al A’raf (7) ayat 26]

Dalam ayat di atas, Allah taala mengingatkan kita semua akan salah satu nikmat yang telah Dia berikan, yaitu kita dapat berbusana agar dapat menutup aurat dengannya dan menjadikannya sebagai perhiasan.

Dari ayat di atas, kita juga dapat mengambil pelajaran bahwa pakaian terdiri dari dua macam, yaitu pakaian lahiriah dan pakaian maknawiyah.

Pakaian lahiriah adalah materi yang terlihat menutupi tubuh kita, berfungsi untuk menutup aurat dan sebagainya.

Adapun pakaian maknawiyah adalah ketaqwaan. Inilah pakaian yang paling baik. Ketika seseorang menghiasi dirinya dengan rasa taqwa kepada Allah, maka disaat itulah dia tidak akan berani melanggar hal-hal yang telah dilarang oleh-Nya. Sebaliknya, orang itu akan semakin mendekatkan diri kepada Allah taala.

Doa Berpakaian

Sebagaimana dalam riwayat Abu Dawud, doa saat memakai busana adalah sebagai berikut. Akan tetapi, sebelumnya bacalah bismillah terlebih dahulu dan mulailah dari tangan yang kanan:

Bacaan Arab

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي كَسَانِي هَذَا الثَّوْبَ وَرَزَقَنِيهِ مِنْ غَيْرِ حَوْلٍ مِنِّي، وَلَا قُوَّةٍ

Bacaan Latin

Alhamdulillahilladzi kasaani hadzats tsauba wa razaqaniihi min ghairi haulim minni walaa quwwatin

Artinya

Segala puji bagi Allah yang telah memakaikan aku dengan pakaian ini dan telah menjadikannya sebagai rezeki bagiku tanpa adanya daya dan kekuatan dariku.

Baca Juga: Doa Penenang Hati

Doa Memakai Baju Baru

Setiap manusia pasti gembira ketika memiliki pakaian yang baru. Bahkan di Indonesia, salah satu tradisi hari raya adalah baju baru, meskipun sebenarnya hal itu tidak perlu dipaksakan karena tidak wajib.

Ketika Allah mengaruniakan kepada kita akan busana yang baru, maka kita patut untuk bersyukur kepada Allah atas nikmat tersebut. Selain dengan membaca alhamdulillah dan cara bersyukur lainnya, kita juga dianjurkan untuk membaca doa.

Sedikit berbeda dari doa di atas, berikut ini adalah doa ketika memakai busana yang baru. Maksudnya adalah ketika memakai pakaian yang belum pernah dipakai sama sekali.

Bacaan Arab

اللَّهُمَّ لَكَ الحَمْدُ أَنْتَ كَسَوْتَنِيهِ، أَسْأَلُكَ خَيْرَهُ وَخَيْرَ مَا صُنِعَ لَهُ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّهِ وَشَرِّ مَا صُنِعَ لَهُ

Bacaan Latin

Allahumma lakal hamdu, Anta kasautaniihi, as`aluka khairahu wa khaira maa shuni’a lahu, wa a’udzubika min syarrihi wa syarri maa shuni’a lahu

Artinya:

Ya Allah segala puji adalah milik Engkau, Engkau telah memberikannya sebagai pakaian untukku. Aku memohon kepada Engkau akan kebaikannnya dan kebaikan yang dia dibuat untuknya. Dan aku berlindung kepada Engkau dari keburukannya dan keburukan yang dia dibuat untuknya.

Mengapa Kita Harus Membaca Doa Berpakaian?

Dengan membaca doa-doa dalam berbusana di atas, maka setidaknya kita niatkan sebagai:

1. Wujud Syukur Kepada Allah

Kita bersyukur kepada Allah atas nikmat pakaian yang telah dia berikan kepada kita. Kita sadar, bahwa pakaian yang kita miliki bukanlah atas dasar kemampuan kita untuk memilikinya, tetapi itu merupakan bentuk Maha Pemurahnya Allah kepada kita.

2. Mendapat Kebaikan dan Terlindung dari Keburukan

Kita tidak pernah tahu dengan hal-hal yang ghaib. Bisa jadi, pakaian yang kita kenakan akan membawa manfaat atau justru membahayakan kita. Oleh karenanya, dengan membaca doa, kita meminta kepada Allah akan kebaikannya dan berlindung dari keburukannya.

3. Diampuni Dosa

Dalam kitab Sunan Abu Dawud tentang lanjutan doa memakai pakaian, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam menyatakan bahwa orang yang membacanya pasti akan diampuni dosanya yang telah lewat.

Fungsi Memakai Pakaian

Banyak orang yang berpakaian, tetapi busana yang mereka pakai justru tidak sesuai dengan tujuan berbusana itu sendiri. Lalu, apa sebenarnya fungsi dan tujuan dalam berbusana?

Pertama, sebagai penutup aurat.

Ini adalah fungsi yang paling utama dan yang paling penting. Memakai pakaian adalah untuk menutup aurat agar tidak terlihat oleh orang lain. Hal ini sama untuk kaum laki-laki dan perempuan.

Di zaman sekarang, fashion yang ada justru rata-rata jauh dari fungsi dan tujuan yang satu ini. Pakaian yang dijual di toko, banyak yang justru menampakkan aurat seseorang.

Sebagai seorang muslim, tidak sepantasnya kita memakai pakaian yang seperti itu karena hal itu sama saja kita mengikuti seruan setan. Mengenai kisah Nabi Adam dan istrinya yang bernama Hawa, Allah taala berkalam:

“Maka setan membisiki keduanya untuk menampakkan apa yang ditutupi dari keduanya akan aurat keduanya.” [Qs. Al A’raf (7) ayat 20]

Pada awalnya, Nabi Adam dan istrinya Hawa telah diberi pakaian oleh Allah. Namun, karena mereka mengikuti bisikan dari setan, akhirnya pakaian yang menutupi badan keduanya menjadi hilang.

Kedua, sebagai perhiasan.

Setiap kita pasti juga ingin terlihat rupawan dengan memakai pakaian, minimal terlihat pantas di mata orang. Jarang ada orang yang berpakaian dengan tujuan agar dia terlihat jelek.

Mengenakan pakaian dengan tujuan berhias diperbolehkan dalam Islam, selagi hal itu sesuai dengan batasan-batasan syariat yang telah ditetapkan.

Bagi seorang lelaki, menjulurkan celana atau sarung melebihi mata kaki sangat dilarang. Hal ini disebut dengan isbal. Terdapat ancaman keras dari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam terhadap orang yang menjuraikan kainnya, bahwa mereka akan dimasukkan ke dalam neraka.

Memakai pakaian yang mengundang syahwat juga tidak diperbolehkan. Hal ini hukumnya sama bagi laki-laki maupun perempuan.

Selain itu, Islam juga melarang seorang lelaki menyerupai perempuan atau sebaliknya. Begitu pula, seorang muslim dilarang memakai pakaian yang identik digunakan oleh orang-orang kafir.

Ketiga, pelindung dari bahaya.

Pakaian merupakan salah satu dari kebutuhan pokok yang harus dimiliki oleh manusia. Dengan pakaian, manusia dapat melindungi dirinya dari panas dan dingin. Allah taala berkalam:

وَجَعَلَ لَكُمْ سَرَابِيلَ تَقِيكُمُ الْحَرَّ وَسَرَابِيلَ تَقِيكُمْ بَأْسَكُمْ

“Dan Dia menjadikan untuk kalian akan pakaian yang melindungi kalian dari panas dan pakaian yang melindungi kalian dari perang kalian.” [Qs. An Nahl (16) ayat 81]

Setelah membaca tulisan ini, maka hendaknya kita memperhatikan kelayakan pakaian yang kita pakai dan membaca doa padanya.

Semoga artikel tentang doa berpakaian ini bermanfaat bagi kita semua, amin.