Breaking News

Doa Iftitah yang Benar Beserta Keutamaan Bagi Pembacanya

Membaca doa iftitah yang benar menjadi hal penting dalam pelaksanaan shalat wajib maupun shalat sunnah. Secara tuntunan, doa ini dibaca setelah takbiratul ihram pada rakaat yang pertama. Ada beberapa jenis dari doa Iftitah yang paling banyak digunakan oleh orang-orang. Berikut jenis serta keistimewaan dari doa Iftitah.

Doa Iftitah yang Benar dari 2 Paling Sering Digunakan

Ada banyak versi dari bacaan doa Iftitah yang tersebar di masyarakat. Hal ini berkaitan dari perbedaan mazhab nya juga. Meski begitu, ada dua jenis doa Iftitah yang populer digunakan oleh masyarakat Indonesia. Berikut 2 jenis doa Iftitah yang biasa digunakan.

1. Doa Iftitah Panjang

Pertama adalah doa iftitah yang sangat populer dikalangan masyarakat Indonesia. Bahkan dibacakan pada film Hafalan Shalat Delisa dari novel pada judul yang sama tulisan karya Tere Liye. Bacaan doa ini sangat umum di kalangan masyarakat Indonesia, tersebar dan termuat juga dalam buku tentang tata cara shalat maupun buku yang berisi dzikir setelah shalat. Berikut bacaannya yang bisa dipraktikkan oleh shalat apa saja kecuali shalat jenazah.

Bagi yang belum mahir membaca Arab, inilah bacaan latinnya. Sangat mudah dibaca oleh penutur Indonesia.

Allaahu akbar kabiraa walhamdulillaahi katsiiraa, wa subhaanallaahi bukratan wa’ashiilaa. Innii wajjahtu wajhiya lilladzii fatharas samaawaati wal ardha haniifan musliman wa maa anaa minal musyrikiin. Inna shalaatii wa nusukii wa mahyaaya wa mamaatii lillaahi rabbil ‘aalamiin. Laa syariikalahu wa bidzaalika umirtu wa ana minal muslimiin.

Supaya lebih memahami bacaannya, berikut beberapa inti terjemahan dari doa iftitah. Harapannya pembaca jadi lebih menghayati bacaan.

Doa ini berisi tentang pujian kepada Allah SWT. Kemudian merendahkan diri kepada-Nya sebagai bentuk kepatuhan. Selanjutnya ditutup dengan penyerahan diri terhadap segala bentuk ibadah hingga bisa dimasukkan ke dalam golongan orang-orang muslim yang medapat keridhoan Allah SWT.

2. Doa Iftitah yang Lebih Pendek

Ada satu lagi doa iftitah yang populer digunakan,tapi dengan versi lebih pendek. Pilihan dari jenis doa Iftitah ini disesuaikan dengan keyakinan ataupun pilihan yang sudah biasa digunakan. Berikut contoh bacaannya yang bisa juga untuk dipraktekkan.

Bacaannya dalam Indonesia. Mudah dibaca secara latin, seperti ini bacaannya.

Allahumma ba’id bainiy wa baina khotoyaaya kamaa baa’idta bainalmasyriqi walmaghribi. Allahumma naqqiiniy min khotoyaaya kamaa yunaqqii tsaubul abyadu minnad danasi. Allahummaghsilniyy min khotoyaaya bistalji wal maai wal barodi.

Berikut inti dari artinya yang memudahkan pembaca memahami apa yang dibacanya. Hal ini akan mempermudah proses menghafalnya.

Makna dari doa Iftitah tersebut adalah memohon untuk dihindarkan serta dijauhkan dari kesalahan. Dimohonkan juga untuk Allah bersihkan dari kesalahan yang sudah terlanjur diperbuat. Penutupnya adalah dengan permintaan pembersihan dosa dengan kiasan air, embun, dan salju.

Keutamaan Membaca Doa Iftitah

Ada banyak keutamaan dari membiasakan diri membaca doa Iftitah yang benar. Berikut ini ada sedikitnya 3 dari keutamaan membaca doa Iftitah dalam shalat.

  • Pertama Sunnah dari Rasulullah SAW
  • Kemudian dibukakan pintu langit bagi yang membacanya
  • Serta diberikan permohonan ampunan

Tiga keutamaan ini dijelaskan sendiri oleh Rasulullah SAW dalam HR. Imam Muslim. Sehingga bisa dijadikan acuan bagi umat muslim untuk juga membacanya.

Itulah bacaan dari doa Iftitah yang benar beserta keutamaannya. Pilihan dari jenis doa tersebut diserahkan kepada pembacanya tergantung kepercayaan dan keyakinan apa yang diambilnya dalam melakukan ibadah seorang Muslim.