Doa Ketika Tertimpa Musibah Sesuai Sunnah Nabi

Ketika bencana datang menimpa, bukan mengeluh yang kita kedepankan, tetapi adalah sabar dan membaca doa ketika tertimpa musibah agar ia bernilai pahala. Berikut ini kami cantumkan bacaan Arab, Latin, dan artinya.

Namun, sebelum itu kita akan membahas sedikit tentang dalil bahwa setiap musibah telah ada garisnya sehingga kita bisa merasa mudah dalam menerimanya.

Musibah Telah Ada Catatannya

Setiap musibah yang menimpa telah ada catatannya di hadapan Allah taala. Dia berkalam:

مَا أَصَابَ مِنْ مُصِيبَةٍ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي أَنْفُسِكُمْ إِلَّا فِي كِتَابٍ مِنْ قَبْلِ أَنْ نَبْرَأَهَا إِنَّ ذَلِكَ عَلَى اللَّهِ يَسِيرٌ

“Tidaklah suatu musibah menimpa di bumi dan tidak pula pada diri-diri kalian kecuali telah berada dalam catatan sebelum kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu atas Allah amatlah mudah.” [Qs. Al-Hadid: 22]

Karena itu, saat tertimpa musibah, kita sebagai seorang muslim, tiada sesuatu yang harus kita lakukan kecuali bersabar. Selain itu selalu mengingat Allah dengan dzikir atau wirid berikut:

Doa Ketika Tertimpa Musibah 

Sebagai manusia, kita pasti pernah mengalami kejadian yang kita benci. Mulai dari kejadian yang besar seperti terkena banjir, gempa, tsunami, kehilangan sesuatu, dan lain sebagainya sampai kejadian yang paling remeh seperti jatuhnya makanan yang akan kita makan. Semua itu disebut sebagai musibah.

Nah, ketika ada musibah yang menimpa, Rasulullah melarang kita dari mengeluh. Sebagai gantinya, beliau mengajarkan beberapa doa / dzikir yang bisa kita ucapkan saat tertimpa musibah.

Baca Juga: Doa Penenang Hati

Doa Ketika Tertimpa Musibah

Berikut ini bacaan-bacaan yang bisa kita bisa mengucapkannya saat mendapat musibah dalam hidup.

Ucapkan Bismillah

bismillah

bismillah

Arti bismillah adalah dengan nama Allah.

Seorang sahabat pernah terpleset kemudian dia mengeluh sambil mengucapkan ‘setan sialan’. Beliau pun menegur:

 لاَ تَقُلْ تَعِسَ الشَّيْطَانُ فَإِنَّكَ إِذَا قُلْتَ ذَلِكَ تَعَاظَمَ حَتَّى يَكُونَ مِثْلَ الْبَيْتِ وَيَقُولَ بِقُوَّتِى وَلَكِنْ قُلْ بِسْمِ اللَّهِ فَإِنَّكَ إِذَا قُلْتَ ذَلِكَ تَصَاغَرَ حَتَّى يَكُونَ مِثْلَ الذُّبَابِ

“Jangan kau ucapkan setan sialan! Jika engkau katakan itu, setan akan membesar hingga sebesar rumah dan dia berkata, ‘Dengan kekuatanku, aku mampu menggelincirkannya.’ Akan tetapi, katakan, ‘Bismillah.’ Jika engkau katakan itu, niscaya setan akan mengecil hingga sekecil lalat.” [Shahih, Abu Dawud]

Ucapkan Alhamdulillah ala Kulli Hal

doa mendapat musibah

alhamdulillah alaa kulli haal

Arti Alhamdulillah ala kulli hal adalah segala puji bagi Allah atas setiap keadaan.

Ternyata, ucapan hamdalah bukan seperti tahniah yang hanya diucapkan pada saat-saat yang bergembira.

Seorang sahabat bercerita:

كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ إِذَا أَتَاهُ الأَمْرُ يَسُرُّهُ قَالَ : الحَمْدُ لِلهِ الَّذِي بِنِعْمَتِهِ تَتِمُّ الصَّالِحَاتُ وَ إِذَا أَتَاهُ الأَمْرُ يَكْرَهُهُ قَالَ : الحَمْدُ لِلهِ عَلَى كُلِّ حَالٍ

“Kebiasaan Nabi ketika mendapat perkara yang beliau senang padanya, beliau mengucapkan ‘Alhamdulillah lladzi bini’matihi tatimmush shalihat.’ Dan apabila beliau mendapati perkara yang beliau benci, beliau ucap, ‘Alhamdulillah ‘ala kulli haal.” [Shahih, Al-Mustadrak]

Ucapkan Qadarullah, Wama Sya’a Fa’ala

doa saat terkena musibah

Qadarullah, wa maa syaa faala

Arti qadarullah, wa ma sya’a fa’ala yaitu (ini adalah) takdir Allah, dan apa yang Dia kehendaki pasti Dia kerjakan.

Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, 

وَإِنْ أَصَابَكَ شَىْءٌ فَلاَ تَقُلْ لَوْ أَنِّى فَعَلْتُ كَانَ كَذَا وَكَذَا. وَلَكِنْ قُلْ قَدَرُ اللَّهِ وَمَا شَاءَ فَعَلَ فَإِنَّ لَوْ تَفْتَحُ عَمَلَ الشَّيْطَانِ

“Jika ada musibah menimpamu, jangan ucapkan, ‘Seandainya aku berbuat begini dan begitu.’ Akan tetapi, katakan, ‘Qadarullah wama sya’a fa’ala.’ Karena sesunggunya kalimat seandainya membuka pintu syaithan.” [Shahih, Muslim]

Doa Allahumma Ajurni

Musibah yang sangat berat memanglah menyakitkan, contohnya seperti kehilangan orang yang kita cintai. Namun, apa gunanya mengeluh jika tidak membawa manfaat di dunia dan akhirat. Lagipula, dengan keluhan, kita juga tidak mampu merubah sesuatu yang telah terjadi agar kembali seperti sediakala.

Selain macam-macam doa yang telah kami sebutkan di atas, doa berikut ini juga dapat kita baca saat tertimpa malapetaka.

doa ketika tertimpa musibah

doa allahumma ajurni

إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ ، اللهُمَّ أْجُرْنِي فِي مُصِيبَتِي، وَأَخْلِفْ لِي خَيْرًا مِنْهَا

Inna lillahi wa innailaihi rojiun, allahumma’ jurni fi musibati wa akhlif lii khairan minha

“Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan sesungguhnya kepada-Nya kami kembali. Ya Allah, berilah aku pahala pada musibahku dan gantilah untukku dengan sesuatu yang lebih baik darinya.”

Dalam sebuah hadits shahih yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dijelaskan bahwa barang siapa yang membacanya saat terkena musibah, maka Allah akan melimpahinya dengan pahala dan memberinya ganti dengan sesuatu yang lebih baik. 

Itulah doa ketika tertimpa musibah sesuai sunnah Arab, Latin, dan artinya yang dapat anda baca berdasarkan yang telah diajarkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, wallahu a’lam