Doa Penenang Hati

Simak ulasan mengenai doa penenang hati bacaan Arab, Latin, dan artinya sesuai sunnah berikut ini. Lafal ini sangat bagus untuk kita hafal dan amalkan agar kehidupan kita selalu dipenuhi dengan ketenangan.

Namun sebelumnya, kita perlu membahas penyebab dari kegelisahan yang sering kita alami.

Penyebab Gelisah Ketika ada Masalah

Sedih dan gelisah adalah keadaan yang dialami oleh manusia ketika mendapat tekanan psikologis. Biasanya disertai dengan beberapa gejala buruk, seperti kehilangan nafsu makan, kurang tidur karena insomnia, merasa tertekan atau frustrasi, dan merasakan beberapa rasa sakit dalam beberapa organ di berbagai bagian tubuh.

Kesedihan dan kegelisahan adalah salah satu faktor yang menyebabkan banyak penyakit. Nabi shallallahu alaihi wa sallam mengajari kita untuk mencari perlindungan darinya.

Hati yang gelisah menurut Islam adalah disebabkan oleh iman yang lemah dan jauhnya diri dari Allah. Dalam kitab Shoidul Khotir, Ibnul Jauzi rahimahullah mengatakan:

رأيت سبب الهموم والغموم: الإعراض عن الله عز وجل، والإقبال على الدنيا. وكلما فات منها شيء، وقع الغم لفواته

“Aku melihat bahwa sebab kebingungan dan kegelisahan adalah berpaling dari Allah azza wa jalla dan terlalu larut atas dunia. Setiap kali ada yang hilang darinya (dunia) akan sesuatu, maka muncullah kegelisahan karena kehilangan.” [Shoidul Khotir 1/341]

Amalan agar Hati Tenang dan Ikhlas

Saat mengalami kesedihan dan kegelisahan, orang yang tidak memiliki ilmu biasanya lari kepada penenang yang instan, seperti musik, narkoba, minuman keras, dan lain sebagainya. Padahal sebenarnya itu justru akan menambah sakitnya hati ketika dia kembali mengingat masalahnya.

Di dalam Islam kita tidak diajari untuk mencari pelarian. Kita diajari untuk menerima masalah dengan lapang dada. Bersabar atas setiap problem dan musibah yang kita hadapi.

Ada beberapa amalan yang dapat membantu kita menenangkan hati di saat terkena masalah. Namun, sebaiknya lakukan amalan ini secara istiqamah sampai ajal menjemput, jangan hanya melakukannya saat terkena masalah saja.

Dzikir dan wirid

Allah taala berkalam:

الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ

“Yaitu orang-orang yang hati-hati mereka menjadi tenang dengan dzikir kepada Allah. Ketahuilah. dengan dzikir kepada Allah maka hati-hati menjadi tenang.” [Qs. Ar-Ra’d : 28]

Dzikir dan wirid yang dapat kita baca saat hati cemas dan gelisah akan kita bahas di bawah.

Yuk! Ngaji tadarusan

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah radliyallahu anhu, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

وَمَا اجْتَمَعَ قَوْمٌ فِي بَيْتٍ مِنْ بُيُوتِ اللهِ، يَتْلُونَ كِتَابَ اللهِ، وَيَتَدَارَسُونَهُ بَيْنَهُمْ، إِلَّا نَزَلَتْ عَلَيْهِمِ السَّكِينَةُ، وَغَشِيَتْهُمُ الرَّحْمَةُ وَحَفَّتْهُمُ الْمَلَائِكَةُ، وَذَكَرَهُمُ اللهُ فِيمَنْ عِنْدَهُ

“Dan tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah dari rumah-rumah Allah, mereka sama tilawah kitab Allah dan mempelajarinya di antara mereka, kecuali turun atas mereka ketenangan. Rahmat meliputi mereka. Malaikat menaungi mereka, dan Allah menyebut-nyebut mereka di kalangan makhluk yang ada di hadapan-Nya.” [Hr. Muslim]

Berbuat baik

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda kepada Wabishah:

الْبِرُّ مَا اطْمَأَنَّتْ إِلَيْهِ النَّفْسُ، وَالْإِثْمُ مَا حَاكَ فِي النَّفْسِ، وَتَرَدَّدَ فِي الصَّدْرِ، وَإِنْ أَفْتَاكَ النَّاسُ وَأَفْتَوْكَ

“Kebaikan adalah apa yang jiwa menjadi tenang kepadanya. Adapun dosa adalah apa yang jiwa menjadi gelisah dengannya dan dada menjadi maju-mundur.” [Hr. Ahmad]

Bacalah Surat Yusuf

Atha bin Abi Rabah, seorang ulama besar dari kalangan tabiin berkata:

لا يسمع سورة يوسف محزون إلا استراح إليها

“Tidaklah seseorang yang sedih mendengar surat Yusuf kecuali dia pasti merasa nyaman kepadanya.” [Tafsir Al-Baghawi 4/212]

Dzikir untuk Menenangkan Hati

Berikut ini bacaan dzikir supaya hati tenang yang dapat anda baca.

dzikir penenang hati
poster dzikir penenang hati

Bacaan Nabi Yunus

Dzikir di bawah inilah yang dibaca oleh Nabi Yunus alaihis salam sehingga Allah membebaskan beliau dari kesusahan.

لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ

LAAILAAHA ILLA ANTA SUBHANAKA INNI KUNTU MINADH DHOLIMIN

“Tiada sesembahan yang pantas kecuali Engkau. Mahasuci Engkau. Sesungguhnya aku termasuk golongan orang-orang yang dholim.” [Al-Anbiya (21) : 87]

Selain sebagai penenang hati, ia juga termasuk dzikir agar masalah cepat selesai.

Bacaan Doa Penenang Hati (Arab, Latin, Artinya)

Selain dengan melakukan amalan-amalan di atas, bagi anda yang sedang mengalami gelisah dan sedih, bacalah doa-doa berikut ini agar Allah melapangkan hati anda.

Sebenarnya tidak ada doa khusus dari nabi shallallahu alaihi wa sallam untuk dibaca saat sedih. Tetapi kita bisa membaca bermacam-macam bacaan doa agar Allah mengangkat masalah dan beban kesedihan kita.

Doa Penenang Hati Pertama

Doa ini adalah doa meminta kesabaran.

Allah sebutkan doa ini dalam Al Quran pada cerita Thalut dan bala tentaranya yang akan melawan Jalut si kafir.

Saat itu tentara Thalut berjumlah sedikit dengan peralatan perang seadanya, padahal tentara Jalut berjumlah banyak dan peralatan perang yang lengkap.

Dengan kondisi seperti itu, tentara Thalut berdoa:

رَبَّنَا أَفْرِغْ عَلَيْنَا صَبْرًا وَثَبِّتْ أَقْدَامَنَا وَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ

ROBBANA AFRIGH ALAINA SHOBROW WA TSABBIT AQDAMANA WANSHURNA ALAL QOUMIL KAFIRIN

“Wahai Pemelihara kami, limpahkanlah kepada kami akan kesabaran, teguhkanlah kaki-kaki kami, dan tolonglah kami atas orang-orang yang kafir.” [Qs. Al-Baqarah (2) : 250]

Doa inilah yang kemudian membuat Allah menurunkan pertolongan kepada tentara Thalut sehingga menang melawan tentara Jalut.

Doa Penenang Hati Kedua

Doa agar diberi kelapangan dada

رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي يَفْقَهُوا قَوْلِي

ROBBISYROHLII SHODRIY WA YASSIRLII AMRII WAHLUL UQDATAM MIL LISAANI YAFQOHUU QOULII

“Wahai Pemeliharaku, lapangkanlah dadaku. Permudahlah urusanku. Lepaskanlah ikatan dari lisanku agar mereka memahami ucapanku.” [Qs. Thaha (20) 25-28]

Doa ini dibaca oleh Nabi Musa saat Allah perintahkan beliau untuk berdakwah, padahal lisan beliau cadel.

Doa Penenang Hati Ketiga

Doa berlindung dari kecemasan dan kegelisahan

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الهَمِّ وَالحَزَنِ، وَالعَجْزِ وَالكَسَلِ، وَالجُبْنِ وَالبُخْلِ، وَضَلَعِ الدَّيْنِ، وَغَلَبَةِ الرِّجَالِ

ALLAHUMMA INNI AUDZUBIKA MINAL HAMMI WAL HAZANI, WAL AJZI WAL KASAL, WAL JUBNI WAL BUKHL, WA DLOLA’ID DAIN, WA GHOLABATIR RIJAL.

“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari kegelisahan dan kecemasan, dari kelemahan dan rasa malas, dari sifat pengecut dan bakhil, dari lilitan hutang, dan dari penindasan orang.” [Hr. Al-Bukhari]

Selain sebagai penenang hati, doa ini juga bisa dibaca sebagai doa melunasi hutang.

Doa Penenang Hati Keempat

Doa agar masalah dimudahkan

اللَّهُمَّ لَا سَهْلَ إِلَّا مَا جَعَلْتَهُ سَهْلًا، وَأَنْتَ تَجْعَلُ الْحَزْنَ سَهْلًا إِذَا شِئْتَ

ALLAHUMMA LA SAHLA ILLA MAA JA’ALTAHU SAHLA, WA ANTA TAJ’ALUL HUZNA SAHLAN IDZA SYI’TA

“Ya Allah, tidak ada kemudahan kecuali apa yang Engkau buat mudah. Dan Engkau membuat kesedihan menjadi mudah bila Engkau kehendaki.” [Hr. Ibnu Hibban]

Doa Kelima

اللّهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُ بِكَ مِنْ جَهْدِ البَلاَءِ، وَدَرَكِ الشَّقَاءِ، وَسُوءِ القَضَاءِ، وَشَمَاتَةِ الأَعْدَاءِ

Allahumma inni audzu bika min jahdil bala’, wa darkisy syaqa’, wa suu’il qadla’, wa syamatatil a’da’

“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari beratnya ujian, pertemuan dengan penderitaan, takdir yang buruk, dan celaan dari musuh.”

Dasar dari doa ini adalah hadits riwayat Al-Bukhari.

Doa Keenam

Lafalkan doa berikut ini:

حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ

Hasbunallahu wa ni’mal wakiil

“Cukuplah Allah bagi kami dan Dia adalah sebaik-baik pengurus.” [Qs. Ali Imran (3) ayat 173]

Doa Ketujuh

اللَّهُمَّ إِنِّي عَبْدُكَ ابْنُ عَبْدِكَ ابْنُ أَمَتِكَ، نَاصِيَتِي بِيَدِكَ، مَاضٍ فِيَّ حُكْمُكَ، عَدْلٌ فِيَّ قَضَاؤُكَ، أَسْأَلُكَ بِكُلِّ اسْمٍ هُوَ لَكَ، سَمَّيْتَ بِهِ نَفْسَكَ، أَوْ أَنْزَلْتَهُ فِي كِتَابِكَ، أَوْ عَلَّمْتَهُ أَحَدًا مِنْ خَلْقِكَ، أَوِ اسْتَأْثَرْتَ بِهِ فِي عِلْمِ الْغَيْبِ عِنْدَكَ، أَنْ تَجْعَلَ الْقُرْآنَ رَبِيعَ قَلْبِي، وَنُورَ بَصَرِي، وَجِلَاءَ حُزْنِي، وَذَهَابَ هَمِّي

Allahumma inni ‘abduka ibnu ‘abdika ibnu amatika naashiyatii biyadika, maadli fiyya hukmuka, ‘adlun fiyya qhodlouka, asaluka bikullismi huwa laka, sammaita bihi nafsaka, au ‘allamtahu ahadam min khoqhika, au anzaltahu fii kitaabika, awis taktsarta bihi fii ‘ilmil ghoibi ;indakam an taj’alal quraana rabii’a qolbii, wa nuura shodrii, wajalaa huznii, wa dzahaab hammii.

“Ya Allah, aku adalah hamba-Mu, putra dari hamba lelaki dan perempuan-Mu, jiwaku ada di tangan-Mu, hukum-Mu berlaku atasku, keputusan-Mu adil padaku. Aku meminta kepada Engkau ya Allah, dengan setiap nama yang menjadi milik-Mu, Engkau namai diri-Mu dengannya, atau Engkau turunkan pada kitab-Mu, atau Engkau beritahukan kepada seseorang dari makhluk-Mu, atau Engkau khususkan dalam ilmu ghaib yang ada pada-Mu, supaya Engkau menjadikan Al-Qur`an separuh hatiku, cahaya dadaku, penghilang kesedihan, kebingungan, dan kegalauanku.” [Hr. Ibnu Hibban]

Demikianlah amalan serta bacaan doa penenang hati dan penyejuk jiwa bahasa Arab, Latin, dan artinya Indonesia, wallahu a’lam.

Semoga bermanfaat.

Wabillahit taufiq.