Doa Setelah Adzan Arab, Latin, dan Artinya

Doa Setelah Adzan – Azan adalah sebuah panggilan yang ditujukan untuk orang yang mengaku beragama Islam agar bergegas melakukan shalat. Ketika mendengar panggilan ini ada sunnah yaitu menjawabnya.

Menjawab adzan adalah dengan menirukan apa yang diucapkan oleh muadzin. Contoh ketika seorang muadzin mengucapkan ALLAHU AKBAR, maka kita juga menjawa demikian.

Akan tetapi, ketika muadzin membaca HAYYA ALASH SHALAH dan HAYYA ALAL FALAH, lafal yang kita baca adalah lafal hauqalah atau ucapan LAA HAULA WALA QUWWATA ILLA BILLAH.

Selain menjawab adzan, sunnah yang juga bagus untuk kita lakukan adalah membaca doa setelah adzan. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam menganjurkan kepada kita untuk mengamalkannya.

Bacaan Doa Setelah Adzan

Suara adzan terlantun di setiap masjid pada waktu-waktunya untuk mengajak kita agar sejenak meninggalkan aktifitas dan bergegas melakukan shalat.

Bagi seorang lelaki, terdapat himbauan untuk shalat di masjid karena Nabi pernah memberikan ancaman kepada orang-orang yang shalat di rumah. Adapun perempuan, yang lebih baik adalah shalat di rumah.

Ketika seseorang mendengar panggilan tersebut, maka dianjurkan untuk menjawabnya. Setelah itu, kita disunnahkan untuk membaca doa. Urutannya adalah sebagai berikut:

  1. Menirukan adzan
  2. Membaca shalawat
  3. Membaca doa memintakan wasilah untuk nabi
  4. Membaca doa kedua

Urutan Doa Setelah Adzan

Urutan di atas saya ambil dari judul bab yang dibuat oleh Imam Muslim dalam kitab shahih beliau.

Dalil dari amalan di atas adalah hadits yang beliau riwayatkan. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

إِذَا سَمِعْتُمُ الْمُؤَذِّنَ، فَقُولُوا مِثْلَ مَا يَقُولُ ثُمَّ صَلُّوا عَلَيَّ، فَإِنَّهُ مَنْ صَلَّى عَلَيَّ صَلَاةً صَلَّى الله عَلَيْهِ بِهَا عَشْرًا، ثُمَّ سَلُوا اللهَ لِيَ الْوَسِيلَةَ

“Apabila kalian mendengar muadzin, maka ucapkanlah semisal yang dikatakan olehnya. Kemudian bershalawatlah atasku. Sesungguhnya orang yang bershalawat atasku satu kali, Allah pasti bershalawat atasnya 10 kali. Kemudian mintakanlah wasilah untukku.” [Hr. Muslim]

Ringkasnya, setelah kita membaca doa menjawab adzan, kita bisa membaca bacaan berikut:

ALLAHUMMA SHALLI ALA MUHAMMAD

“Ya Allah, berilah shalawat atas Nabi Muhammad.”

ALLAHUMMA RABBA HADZIHID DA’WATIT TAAMMAH, WASH SHALATIL QAAIMAH AATI MUHAMMADANIL WASIILATA WAL FADHIILAH, WAB’ATSHU MAQAAMAM MAHMUDANILLADZI WA’ADTAH.

“Ya Allah, wahai Pemelihara seruan yang sempurna ini dan shalat yang tegak, berikanlah kepada Nabi Muhammad akan wasilah (sebuah tingkatan di syurga) dan fadhilah. Dan bangkitkanlah beliau dalam kedudukan terpuji yang Engkau janji beliau.”

Sebagai selingan, ada dua tambahan lafal lain dalam bacaan doa ini sebagaimana berikut:

  1. Wad Darojatur Roofi’ah (Dan derajat yang tinggi). Tambahan ini disebutkan oleh Ibnu As-Suni dalam kitab ‘Amal Al-Yaum wa Al-Lailah. Ia merupakan tambahan yang mudraj dan tidak ada asal usulnya. Tambahan ini tidak ada sebagaimana dijelaskan oleh Ibnu Hajar dalam kitab At-Talkhish (1:221)
  2. Innaka Laa Tukhliful Mii’ad (Sesungguhnya Engkau tidak akan menyelisihi janji). Tambahan ini disebutkan oleh Al-Baihaqi (1:410) dan merupakan riwayat yang syadz (menyelisihi riwayat yang lebih kuat) sehingga tidak dapat diterima.

ASYHADU AN LAA ILAHA ILLALLAH, WAHDAHU LAA SYARIIKA LAH, WA ANNA MUHAMMADAN ABDUHU WA RASUULUH, RADLITU BILLAHI RABBA, WA BIMUHAMMADIN RASUULA, WA BIL ISLAMI DIINA.

“Aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan kecuali Allah, Yang Maha Tunggal dan tidak ada sekutu bagi-Nya. Dan bahwasanya Muhammad adalah hamba dan rasul-Nya. Aku rela dengan Allah sebagai Pemelihara, dengan Muhammad sebagai rasul, dan dengan Islam sebagai agama.”

doa setelah adzan

Keutamaan Doa

Membaca doa sesudah adzan ini ternyata memiliki keutamaan yang sangat besar sehingga sudah selayaknya bagi kita untuk berusaha mengamalkannya.

Pertama, dalam berdoa kita membaca shalawat dan dengan membaca shalawat atas Nabi satu kali, Allah akan membalas dengan shalawat sepuluh kali. Adapun haditsnya telah kita tuliskan di atas, silakan dicek kembali.

Shalawat dari Allah adalah berupa rahmat yang dia berikan. Artinya, orang yang membaca shalawat akan dirahmati oleh Allah.

Kedua, membaca doa ini dapat menjadi sarana bagi kita untuk mendapatkan syafaat dari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam.

Sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadits, Rasulullah bersabda:

حَلَّتْ لَهُ شَفَاعَتِي يَوْمَ القِيَامَةِ

“Telah halal baginya syafaatku nanti di Hari Kiamat.” [Hr. Al-Bukhari]

Apa yang dimaksud dengan syafaat Nabi Muhammad?

Syafaat artinya adalah pertolongan. Adapun maksudnya di sini adalah pertolongan yang diberikan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam nanti di Hari Kiamat.

Ulama menjelaskan, ia bisa berupa pertolongan untuk masuk syurga atau pertolongan agar derajat diangkat menjadi lebih tinggi.

Ketiga, orang yang membaca doa setelah adzan juga akan diampuni dosanya.

Dalam hadits tentang doa terakhir yang saya tuliskan di atas, Rasulullah menjelaskan bahwa orang yang membacanya akan:

غُفِرَ لَهُ ذَنْبُهُ

“Diampuni baginya akan dosa-dosanya.” [Hr. Muslim]

Selain itu, waktu yang ada setelah adzan merupakan waktu mustajab untuk memanjatkan doa. Kita juga dapat memanfaatkannya untuk membaca doa-doa lain yang membawa manfaat dunia dan akhirat.

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

لَا يُرَدُّ الدُّعَاءُ بَيْنَ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ

“Doa tidak akan tertolak di antara adzan dan iqamat.” [Hr. Abu Dawud]

Kapan Kita Membacanya?

Seseorang boleh membaca doa ini di antara adzan dan iqamat. Boleh secara langsung setelah adzan selesai atau memberi jeda terlebih dahulu.

Intinya, bacalah doa ini sebelum iqamat dikumandangkan.

Kesimpulan

Setelah kita membaca ulasan di atas, kita mendapati bahwa membaca doa ini memiliki keuntungan yang sangat besar. Oleh karenanya, usahakanlah untuk selalu membacanya.

Ketika kita sedang berada dalam sebuah aktifitas, usahakanlah untuk berhenti sejenak. Dengarkan lantunan adzan, tirukan, dan bacalah doa setelahnya.

Demikianlah penjelasan mengenai bacaan doa setelah adzan Arab, Latin, dan artinya, wallahu a’lam. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply