Bacaan Doa Sholat Dhuha, Niat, Tata Cara, dan Waktunya

Sholat Dhuha – merupakan salah satu shalat yang sering dilakukan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Shalat ini hukumnya sunnah sebagaimana sholat tahajud.

Bagi anda yang ingin mengamalkannya, simak penjelasan berikut agar anda mendapat wawasan bagaimana cara melakukannya sesuai sunnah. Kita akan membahas seputar bacaan doa, niat, tata cara, dan waktu sholat dhuha.

Pengertian Sholat Dhuha

sholat dhuha

Shalat ini merupakan salah satu shalat sunnah yang dilazimi oleh Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Bahkan, beliau juga menghasung para sahabat untuk melakukannya.

Sholat ini memiliki nama-nama lain seperti:

Sholat Isyroq

Isyroq artinya adalah terbitnya matahari.

Disebut demikian karena shalat ini pada waktu yang dekat setelah terbitnya matahari.

Sholat Awwabin

Awwabin artinya adalah orang-orang yang bertaubat.

Mendapat sebutan demikian karena shalat ini biasa dilakukan oleh orang yang banyak bertaubat kepada Allah taala.

Waktu Sholat Dhuha

Waktu yang paling tepat untuk melakukan shalat dhuha adalah ketika matahari telah meninggi dan sinarnya mulai terasa panas. Pada saat inilah waktu yang paling utama untuk melakukannya.

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

صَلَاةُ الْأَوَّابِينَ حِينَ تَرْمَضُ الْفِصَالُ

“Shalatnya orang-orang yang bertaubat adalah ketika anak-anak unta mulai merasa kepanasan.” [Hr. Muslim]

Tata Cara Dhuha

Tata cara sholat dhuha mengenai rukun dan syaratnya sebenarnya tidak berbeda dengan shalat-shalat yang lain.

Apabila dituliskan, maka akan menjadi seperti ini:

Rakaat Pertama

  1. Melafalkan takbiratul ihram kemudian membaca doa iftitah
  2. Membaca surat al-fatihah
  3. Membaca sebagian surat dari Al-Quran yang dirasa mudah
  4. Ruku
  5. I’tidal
  6. Sujud pertama
  7. Duduk di antara dua sujud
  8. Sujud kedua
  9. Berdiri lagi untuk melakukan rakaat kedua

Rakaat Kedua

  1. Membaca surat al-fatihah
  2. Membaca sebagian surat dari al-quran yang dirasa mudah
  3. Ruku
  4. I’tidal
  5. Sujud pertama
  6. Duduk di antara dua sujud
  7. Sujud kedua
  8. Duduk tahiyat akhir
  9. Mengucapkan salam

Setiap gerakan yang merupakan rukun shalat hendaknya dilakukan secara tumakninah dan penuh dengan rasa khusyu kepada Allah.

Sebagaimana telah dijelaskan, pada intinya semua gerakan adalah sama sebagaimana shalat fardu dan shalat sunnah lainnya. Adapun yang membedakan hanyalah niat saja.

Doa Sholat Dhuha

Pada hakikatnya, tidak ada doa setelah sholat dhuha yang khusus untuk dibaca. Tidak sebagaimana yang tersebar pada sebagian website yang menjelaskan tentang doa khusus.

Artinya, halal bagi seorang muslim untuk membaca doa apa saja yang dia inginkan. Tentu saja, tetap dengan menjaga adab berdoa dan berdoa dalam hal yang baik.

Demikianlah penjelasan terkait bacaan doa, niat, tata cara, dan waktu sholat dhuha, wallahu a’lam.

Semoga bermanfaat.

Wabillahit taufiq.


Oleh: Zain Al-Fikry. Ikuti kami di fanspage Mutiara Dakwah.

Artikel: Al-Fikry.com

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.