Bahaya Penyakit Hasad

Hasad adalah salah satu dari penyakit-penyakit hati yang harus kita waspadai karena sangat bahaya. Berikut ini kami jelaskan pengertian hasad agar kita dapat berhati-hati. 

Semoga Allah taala menjauhkan kita semua dari sifat ini sehingga kita dapat hidup dengan damai dan menjaga Ukhuwwah Islamiyah.

Hasad Artinya Apa?

Hasad artinya adalah sebuah perilaku oleh seseorang yang menginginkan hilangnya nikmat yang ada pada orang lain, sama saja apakah kemudian dia ingin agar nikmat itu berpindah kepada dirinya ataupun tidak. Dalam bahasa Indonesia, ia disebut dengan iri dengki.

Orang juga menyebut sifat ini dengan nama lain hasud. Hasud adalah memiliki arti yang sama dengan hasad. Tidak ada perbedaan antara keduanya.

Hasad adalah merupakan sesuatu yang sangat dilarang dalam Islam. Biasanya, perbuatan ini hanya dilakukan oleh orang-orang yang memiliki sifat lemah akal:

  • Biasa terjadi di kalangan kaum hawa, khususnya adalah wanita-wanita yang memiliki suami yang sama.
  • Biasa terjadi di antara para pemilik kekuasaan dan harta.
  • Biasa terjadi di tengah-tengah kalangan yang memiliki kedudukan sepadan, contohnya seprofesi. Banyak kasus yang terjadi seperti di kalangan rekan kerja.

Hasad adalah Bahaya

Hasad memiliki banyak bahaya ketika dilakukan entah dampaknya untuk diri sendiri atau kepada orang lain. Diantara bahayanya adalah:

  1. Merusak agama yang dimiliki oleh orang yang hasad.
  2. Termasuk dari akhlak buruk yang telah dilarang oleh syariat Islam.
  3. Menjadi tanda kurang sempurnanya iman yang ada dalam hati seseorang, karena salah satu tanda iman yang sempurna adalah seorang mukmin memiliki sifat suka untuk saudaranya apa yang dia sukai untuk dirinya.
  4. Salah satu perbuatan maksiat kepada Allah dan Rasul-Nya shallallahu alaihi wa sallam, karena telah melanggar apa yang dilarang oleh keduanya.
  5. Sifat seburuk-buruk makhluk yang dapat berbicara, yaitu iblis, orang yahudi dan nasrani, serta orang munafik.
  6. Membuat seseorang meremehkan nikmat yang dia terima karena dia hanya memandang kepada nikmat yang didapat oleh orang lain.
  7. Menjadikan hidup seseorang terasa sengsara dan sempit.

Selain itu, sikap hasad dapat memicu penyakit ain untuk menimpa seseorang. 

Lalu, apa yang harus kita lakukan apabila kita mengetahui bahwa ada orang yang dengki kepada kita? Ada sepuluh kiat, sebagaimana yang dijelaskan oleh para ulama, yang dapat kita lakukan jika tahu bahwa ada orang yang iri terhadap kita sebagai berikut:

  1. Meminta perlindungan kepada Allah dari keburukan orang tersebut. Termasuk dari yang dapat kita lakukan adalah membaca surat an-nas dan al falaq. 
  2. Tetap menjaga ketaqwaan kepada Allah dan berusaha untuk selalu menjaga kesabaran dalam menghadapi orang yang bersangkutan.
  3. Berusaha untuk tidak membalas kerburukan yang telah dilakukan orang itu kepada kita.
  4. Melazimi ikhtiar dan tawakkal kepada Allah
  5. Menghindarkan hati dan perasaan dari sibuk memikirkannya
  6. Berusaha menambah kedekatan kepada Allah 
  7. Taubat dari segala macam dosa yang telah kita lakukan
  8. Memperbanyak sedekah dan perbuatan baik
  9. Bersikap baik kepada orang itu dan mendoakan kebaikan untuknya

Hadits-Hadits Tentang Hasad

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

لاَ تَحَاسَدُوا، وَلاَ تَدَابَرُوا، وَكُونُوا عِبَادَ اللَّهِ إِخْوَانًا

“Janganlah kalian saling iri dan saling tidak mengacuhkan. Jadilah hamba-hamba Allah dalam keadaan bersaudara.” [Muttafaqun alaih]

Dalam hadits yang lain, beliau bersabda:

دَبَّ إِلَيْكُمْ دَاءُ الأُمَمِ قَبْلَكُمْ: الحَسَدُ وَالبَغْضَاءُ، هِيَ الحَالِقَةُ، لَا أَقُولُ تَحْلِقُ الشَّعَرَ وَلَكِنْ تَحْلِقُ الدِّينَ

“Telah menjangkiti kalian penyakit umat-umat sebelum kalian, (yaitu) hasad dan ghadab (kebencian). Dia adalah pemotong. Aku tidak mengatakan bahwa dia memotong rambut, akan tetapi dia memotong agama.” [Hr. At Tirmidzi]

Beliau juga bersabda:

لَا يَجْتَمِعَانِ فِي قَلْبِ عَبْدٍ الْإِيمَانُ وَالْحَسَدُ

“Dua hal yang tidak akan berkumpul pada hati seorang hamba, yaitu iman dan hasad.” [Hr. An-Nasa’i]

Contoh Perilaku Hasad

Contoh hasad yang tampak pada perilaku seseorang yang terjangkiti oleh penyakit ini adalah:

  1. Merasa risih dan tidak suka ketika ada orang di sekitarnya yang mendapat suatu karunia.
  2. Ketika dia melihat orang lain bahagia, yang terbersit di hatinya adalah perasaan benci.
  3. Sebaliknya, jika ada orang yang gagal dan merasa susah, dia justru terlihat bahagia dengannya.
  4. Gembira ketika menyaksikan orang lain tertimpa suatu musibah.
  5. Berusaha dengan segala cara agar orang lain tidak sukses.
  6. Benci kepada orang yang dilihat lebih sukses daripada dirinya.

Sebab-Sebab Hasad dan Dengki

Biasanya, seseorang merasa iri terhadap orang lain karena sebab-sebab hasad berikut ini:

  • Rasa benci dan memusuhi.
  • Jiwa yang buruk dan dipenuhi rasa tamak.

Cara Menghindari Hasad

Beberapa cara agar kita terhindar dari penyakit ini adalah:

  • Memperbanyak taubat kepada Allah.
  • Stop dari kebiasaan suka memperhatikan kehidupan orang lain.
  • Memandang orang yang lebih menderita jika itu dalam perkara dunia.

Hasad yang Diperbolehkan

Selain dari apa yang dijelaskan di atas bahwa perilaku iri dengki adalah dilarang, ternyata dalam Islam ada perbuatan iri yang diperbolehkan. Perbuatan ini disebut dengan ghibthah.

Ghibthah artinya adalah menginginkan nikmat sebagaimana dimiliki orang lain, tanpa menginginkan hilangnya nikmat tersebut dari orang lain.

Menurut pandangan Islam, keinginan seperti ini diperbolehkan dalam urusan dunia dan sangat dianjurkan dalam urusan akhirat atau urusan ibadah.

Dalam sebuah hadits shahih yang menjelaskan tentang perkara ghibthah, Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

لاَ حَسَدَ إِلَّا فِي اثْنَتَيْنِ: رَجُلٌ آتَاهُ اللَّهُ القُرْآنَ فَهُوَ يَتْلُوهُ آنَاءَ اللَّيْلِ وَآنَاءَ النَّهَارِ، وَرَجُلٌ آتَاهُ اللَّهُ مَالًا فَهُوَ يُنْفِقُهُ آنَاءَ اللَّيْلِ وَآنَاءَ النَّهَارِ

“Tidak diperbolehkan hasad kecuali dalam dua perkara: Seseorang yang Alla beri dia Al-Quran, lalu dia membacanya di penghujung malam dan penghujung siang. Dan seseorang yang Allah beri dia harta, lalu ia berinfak dengannya pada penghujung malam dan penghujung siang.” [Muttafaqun alaih]

Demikian penjelasan lengkap bahwa hasad adalah penyakit hati mengenai pengertian, bahaya, dan cara menghindari sifat hasad dan dengki, wallahu a’lam.

Semoga bermanfaat. Wabillahit taufiq.