Ini Doa Niat Mandi Junub, Jangan Sampai Salah!

Diposting pada
Advertisements

Ketika berada dalam situasi yang khusus, beberapa umat Islam terikat oleh sebuah aturan mandi yang dikenal dengan nama mandi junub. Namun sayangnya, masih banyak pula yang justru tidak mengetahui tentang beberapa doa niat mandi junub yang benar sesuai dengan aturannya. Apalagi setiap niat bisa berbeda untuk kondisi masing-masing yang sedang dihadapi.

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, ada beberapa kondisi yang menyebabkan seseorang perlu melakukan mandi khusus untuk membuat dirinya menjadi bersih. Ditambah lagi, secara sederhana, jenis mandi ini tidak dapat dilakukan dengan mudah dan sembarangan tanpa benar-benar memperhatikan tata caranya dahulu. Silakan simak penjelasan secara lengkapnya dalam uraian di bawah ini:

Mengapa Perlu Mandi Junub?

Secara sederhana, ada beberapa aturan yang mewajibkan seseorang untuk mandi besar karena beberapa penyebab khusus demi tubuhnya bisa kembali suci. Misalnya saja, jika ada yang wajib mandi karena bersetubuh nantinya akan berbeda niatnya dengan yang memiliki kondisi setelah mengalami nifas. Belum lagi, ada mandi junub yang dikhususkan untuk setelah haid.

Contoh Doa untuk Niat Mandi Junub

Tidak kalah penting dari informasi yang sebelumnya, kali ini akan ditunjukkan beberapa jenis doa niat mandi junub yang sudah ditetapkan. Ada beberapa bacaan yang memang terlihat mirip namun sebaiknya lebih disesuaikan dengan situasi yang ada sehingga bisa menghindari adanya kesalahan. Beberapa contoh bacaan untuk niatnya, silakan kenali dalam uraian ini:

1. Meninggal Dunia

Untuk jenis bacaan doa niat yang pertama ini biasanya memang dipakai bagi seseorang yang memiliki tugas untuk memandikan beberapa jenazah. Silakan baca nawaitul ghusla lifrafil hadatsil akbari fardhan lillahi ta’aala. Bacaan ini sebenarnya juga sama dengan yang lainnya namun bisa ditambahkan dengan tujuan khususnya dalam bahasa Indonesia ketika diucapkan langsung.

2. Nifas

Untuk jenis niat yang berikutnya ini berupa bismillahi rahmani rahim nawaitul ghusla liraf’il hadatsil akbar minan nifasi fardlon lillahi ta’ala. Pada bacaan niat tersebut, dapat dilihat adanya perbedaan berupa tambahan kata yang khusus yang menunjukkan kondisi khusus wanita berupa nifas. Jangan lupa untuk mengucapkannya dengan benar dan lebih hati-hati nantinya.

3. Haid

Kemudian ada juga pilihan untuk niat junub lainnya yang sejak awal dipakai hanya untuk wanita haid. Jika masa haid sudah selesai, maka niatnya bismillahi rahmani rahim nawaitul ghusla liraf’il hadatsil akbar minal haidi fardlon lillahi ta’ala. Niat ini bisa diucapkan bersama ketika sedang memberikan siraman pertama.

4. Berhubungan

Bahkan beberapa orang yang melakukan hubungan suami istri terutama secara rutin wajib melakukan mandi junub sesuai dengan aturan yang ada. Untuk bacaannya, bisa dimulai dengan bacaan berupa bismillahirrahmanirrahim nawaitul ghusla liraf’il hadatsil akbar minal janabati fardlon lillahi ta’ala. Niat ini sebaiknya juga diucapkan dengan teliti agar mandi diterima.

6. Air Mani

Sementara itu, untuk bacaan yang berikutnya ini dikhususkan untuk kondisi pengeluaran air mani yang biasanya terjadi bagi beberapa orang secara terencana. Untuk membuat tubuh tetap menjadi suci, maka silahkan ucapkan¬† nawaitul ghusla liraf’il hadatsil akbari fardhan lillahi ta’aalaa ketika mandi junub. Niat ini juga sebaiknya diucapkan sejak awal sebelum mandi dimulai.

Uraian yang menjelaskan mengenai beberapa contoh doa niat mandi junub secara lengkap dan detail di atas dapat dikenali sebelum praktik. Pastikan telah mengetahui mana bacaan doa niat untuk mandi junub yang sesuai dengan ketentuan dan kondisi yang ada sejak awal. Selain itu, beberapa bacaan niat juga wajib dibaca sebelum memulai.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *