Breaking News

Inilah Tata Cara Dan Doa Mandi Junub Setelah Berhubungan Yang Harus Diketahui

Dalam ajaran Islam, junub merupakan suatu keadaan dimana keluarnya air mani dari kelamin laki-laki ataupun perempuan. Adapun penyebab keadaan junub ini yaitu sehabis berhubungan ataupun disebabkan karena mimpi basah saat tidur. Saat dalam keadaan junub haruslah bersuci terlebih dahulu supaya dapat beribadah kembali. Berikut adalah tata cara serta doa mandi junub setelah berhubungan yang dapat dilakukan.

1. Niat

Hal pertama yang harus dilakukan saat akan melaksanakan mandi junub adalah niat. Diketahui, niat ini sangat penting dilakukan karena hal inilah yang membedakannya dengan mandi biasa pada umumnya. Orang yang dalam keadaan junub harus memiliki niat untuk membersihkan diri supaya pikiran dan juga fisiknya dapat suci kembali dan dapat melangsungkan ibadah dengan leluasa.

Adapun niat mandi tidak harus diucapkan keras-keras, namun bisa diniatkan dalam hati saja. Hal ini sesuai karena semua amalan itu tergantung dari niatnya. Jika niatnya adalah untuk menjadi bersih kembali maka itulah yang akan terjadi.

2. Membaca Doa

Selanjutnya, setelah memiliki niat maka orang yang sedang dalam keadaan junub perlu membaca doa mandi junub setelah berhubungan. Adapun doa yang harus dibaca ketika mandi ialah:

“Nawaitu ghusla lirof’il hadatsil akbari fardhol lillahi ta’aalaa.”

Artinya : “Aku niat mandi junub untuk menghilangkan hadas besar fardhu karena Allah SWT.”

Dengan membaca doa tersebut, orang yang sedang junub pun bisa melanjutkannya dengan mandi dengan cara mengguyur seluruh anggota badan.

3. Menyiram Anggota Badan

Lebih lanjut, sesudah membaca doa mandi junub setelah berhubungan badan maka orang tersebut perlu menyiram seluruh anggota badannya hingga benar-benar merata. Namun, sebelum itu terdapat tata cara urutannya berdasarkan sunnah yang diajarkan. Berikut adalah urutannya.

1. Mencuci Tangan

Urutan pertama yang dianjurkan berdasarkan sunnah saat mandi junub yaitu masuk ke kamar mandi. Setelah itu, mencuci kedua tangan hingga tiga kali menggunakan air yang bersih dan belum digunakan untuk aktivitas lain. Bersihkanlah kotoran yang ada di kedua belah tangan tersebut beserta sela-sela jari dan kuku sehingga terhindar dari najis. Dengan demikian, proses pun bisa dilanjutkan ke langkah berikutnya.

2. Berwudhu

Lebih lanjut, setelah membersihkan kedua belah tangan maka urutan berikutnya adalah mengambil air wudhu. Adapun cara berwudhu ini sama dengan saat hendak menjalankan ibadah sholat pada umumnya. Caranya adalah:

  • Berkumur dan membasuh hidung yang diulang tiga kali.
    Membasuh muka secara merata.
  • Lebih lanjut, membasuh kedua tangan hingga siku yang dimulai dari kanan.
  • Mengusapkan air di kedua telinga dan juga sebagian rambut kepala.
  • Setelah itu, diakhiri dengan membasuh kedua kaki yang dimulai dari sebelah kanan hingga mata kaki.

3. Mulai Mandi

Berikutnya adalah mulai mandi. Mandi ini dilakukan setelah memanjatkan doa mandi junub setelah berhubungan. Dengan demikian, proses penyucian dari hadas besar ini pun menjadi lebih sah dibandingkan tanpa memanjatkan doa terlebih dahulu. Adapun cara mandinya adalah sebagai berikut.

  • Ambil air yang bersih lalu guyurkan air tersebut mulai dari sebelah kanan dan diulang sebanyak tiga kali, lalu dilanjut dengan bagian kiri.
  • Gosoklah tubuh secara merata dan bersihkan pula menggunakan sabun mulai dari bagian depan dan juga belakang serta bagian atas dan juga bawah.
    Jangan lupa bersihkan semua lipatan kulit sehingga kotoran di tubuh pun ikut terbuang bersama aliran air.
  • Cuci rambut menggunakan sampo jika ada dan bersihkan pula sela-sela rambut tersebut.
  • Setelah itu guyur kembali sampai semuanya bersih dan kemudian berganti pakaian.

Dalam proses mandi junub ini, sebaiknya pelaku tidak menyentuh kemaluan lagi setelah selesai melaksanakan mandi. Dengan demikian bisa langsung beribadah. Namun, apabila sempat menyentuh area kemaluan maka harus berwudhu kembali saat hendak melaksanakan ibadah.

Demikianlah tata cara serta doa mandi junub setelah berhubungan baik oleh perempuan maupun laki-laki. Bagi orang Islam, untuk melaksanakan ibadah haruslah dalam keadaan bersih dan juga rapi. Untuk itu, mandi junub menjadi suatu kewajiban yang harus dilakukan setelah melakukan hubungan badan ataupun saat keluar air mani akibat mimpi.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.