Kalimat Innallaha Ma’ashobirin

Saya yakin, anda pasti pernah mendengar atau membaca kalimat innallaha ma’ashobirin. Kalimat ini digunakan sebagai motivasi agar seseorang bersabar terhadap masalah yang dia alami.

Memang, hidup ini terkadang tidak sesuai dengan harapan kita. Keinginan-keinginan yang tidak tercapai serta masalah-masalah yang selalu datang silih berganti.

Semua ini harus kita hadapi dengan kesabaran, karena itulah satu-satunya cara agar kita selalu mendapatkan ridho dari Allah subhanahu wa taala.

Sabar adalah Pilihan

Definisi sabar adalah tahan menghadapi cobaan. Artinya, orang yang sabar adalah orang yang ketika masalah datang kepada dia, dia tidak mengeluh, tidak lekas marah, tidak lekas putus asa, dan tidak lekas patah hati.

Sikap sabar adalah sikap yang sangat disukai oleh Allah taala. Biasanya, orang yang bersabar juga selalu mendapatkan manfaat dari sikap baiknya tersebut. Mereka bisa melihat hikmah dari setiap kejadian. Dibandingkan dengan orang yang tidak mau bersabar atau tergesa-gesa, sifat seperti ini selalu membuahkan penyesalan.

Orang beriman adalah orang yang selalu bersabar terhadap masalah yang mereka hadapi. Mereka bukan orang yang mudah putus asa dan bukan orang yang suka tergesa-gesa. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

عَجَبًا لِأَمْرِ الْمُؤْمِنِ، إِنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ خَيْرٌ، وَلَيْسَ ذَاكَ لِأَحَدٍ إِلَّا لِلْمُؤْمِنِ، إِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ، فَكَانَ خَيْرًا لَهُ، وَإِنْ أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ، صَبَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ

“Aku benar-benar takjub dengan perkara orang beriman. Sesungguhnya perkaranya semua adalah kebaikan dan itu tidak dimiliki oleh seorang pun kecuali bagi orang beriman.  Jika mengenainya suatu kesenangan, dia bersyukur. Hal itu adalah baik baginya. Jika mengenainya suatu kesusahan, dia bersabar. Hal itu adalah baik baginya.” [Hr. Muslim]

Selain bahwasanya sifat ini adalah sifat orang beriman, kita juga perlu tahu bahwasanya innallaha maashobirin.

Innallaha Ma’ashobirin Artinya

tulisan arab innallaha ma'ashobirin

Kalimat ini sebenarnya bukan berasal dari bahasa Indonesia melainkan berasal dari bahasa Arab.

Innallaha ma’ashobirin adalah penggalan ayat dalam qs. al baqarah ayat 153. Di sana, Allah taala berkalam:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ

“Wahai orang-orang yang mengaku beriman, mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan (sarana) sabar dan shalat. Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar.”

Tulisan Arab

إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ

Teks Latin

Innallaha ma’ashobirin

Arti Kalimat Innallaha ma’ashobirin

Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar.

Jika anda bertanya tentang apa jawaban untuk kalimat ini, maka saya jawab tidak ada.

Kalimat ini biasanya digunakan sebagai nasehat atau motivasi untuk orang lain. Ketika misalnya anda sebagai objek dan ada orang lain yang menasehati atau memotivasi anda dengan kalimat ini, tentu anda tidak perlu menjawabnya. Adapun yang harus anda lakukan adalah mendengarkan dan mengamalkan apa yang dikatakan kepada anda.

Sabar adalah sikap yang terpuji. Kita sendiri telah mengenal nabi-nabi yang dikenal sebagai ulul azmi. Mereka adalah para nabi yang memiliki kesabaran luar biasa.

Baca Juga: Fabiayyi Ala Irobbikuma Tukadziban Artinya, Tulisan Arab, dan Penjelasannya

Penjelasan Surat Al-Baqarah Ayat 153

Al-Baqarah ayat 153

Allah taala memerintahkan orang-orang beriman agar mereka selalu meminta pertolongan kepada Allah dalam urusan agama dan dunia mereka. Ketika meminta pertolongan, hendaknya mereka juga menggunakan sabar dan shalat sebagai sarana.

Sabar terdiri dari tiga macam, yaitu:

  1. Sabar dalam menjalani ketaatan kepada Allah
  2. Sabar dalam menahan diri dari bermaksiat
  3. Sabar ketika mendapat ujian

Taat kepada Allah dengan menjalankan ibadah adalah sesuatu yang sangat berat. Seseorang misalnya harus pagi untuk shalat shubuh, padahal saat itu adalah waktu yang nikmat untuk tidur. Akan tetapi, sabar.

Menahan diri dari bermaksiat juga sesuatu yang berat. Bayangkan, setiap kemaksiatan yang dilarang biasanya adalah sesuatu yang sesuai dengan hawa nafsu. Akan tetapi, sabar.

Ketika mendapat musibah, keinginan yang menggebu-gebu dan muncul di dalam dada adalah keinginan untuk mengeluh. Hanya saja, keluhan adalah sesuatu yang dibenci dalam Islam dan kita harus sabar untuk tidak mengeluarkannya.

Sabar adalah bekal yang sangat penting dalam menjalani sesuatu. Seseorang tidak akan mencapai keinginannya bila ia tidak mampu untuk bersabar.

Selain dengan sabar, Allah taala juga memerintahkan agar kita menggunakan shalat sebagai sarana meminta pertolongan. Sebagaimana yang telah kita ketahui, shalat adalah tiang agama, cahaya orang beriman, dan penghubung antara seorang hamba dengan Pemeliharanya.

Kemudian Allah menjelaskan bahwa Dia bersama orang-orang yang sabar, yaitu orang-orang yang kesabaran telah menjadi akhlak dan kebiasaan mereka. Artinya, Allah akan selalu memberikan karunia dan pertolongan kepada orang-orang yang memiliki sifat luhur ini dalam dirinya.

Demikianlah penjelasan yang dapat kami sampaikan mengenai ayat 152 dari surat Al-Baqarah ini. Penjelasan ini kami sarikan dari kitab Tafsir As-Sa’di 1/74. Kurang lebihnya, kami mohon maaf, wallahu a’lam.

Itulah uraian mengenai innallaha ma’ashobirin artinya, tulisan Arab, dan tafsir atau penjelasan mengenai surat Al-Baqarah ayat 153, semoga bermanfaat.