Dahsyatnya Keutamaan Surat Al Fatihah

Surat Al Fatihah – adalah surat pertama dalam urut-urutan mushhaf al quran. Surat yang tergolong Makiyyah ini merupakan surat yang sangat istimewa. Dalam postingan kali ini, kita akan membahasnya terkait keutamaan surat al fatihah dan manfaatnya.

Surat Al Fatihah

gambar kaligrafi surat al fatihah

gambar kaligrafi surat al fatihah

Pastinya kita tidak asing dengan surat ini. Bahkan, tidak kurang dari 17 kali kita mengulang-ulang bacaannya karena ia wajib dibaca di setiap sholat dan termasuk dari rukun sholat.

Jika kita melihat dari segi bahasa, maka arti dari al fatihah adalah pembukaan. Salah satu keunikan dari surat ini adalah mudah dihafalkan. Bahkan, rata-rata masyarakat kita sampai kalangan anak kecil pun sudah mampu menghafalnya.

Jika anda mengamati ayat demi ayat yang ada padanya dan mempelajarinya, maka anda akan mendapati bahwa ia berisi sifat-sifat Allah yang Maha Agung. Artinya, semakin sering kita melafalkan surah ini, seharusnya membuat kita menjadi semakin dekat dan mengenal-Nya.

Dimulai dari memuji Allah, mengagungkan-Nya sebagai Dzat yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, dan mengagungkan-Nya sebagai Dzat yang Maha Merajai di hari pembalasan.

Dalam surat ini juga terkandung sebuah pesan bahwa manusia adalah hamba yang tidak memiliki daya dan upaya. Segalanya membutuhkan pertolongan dan Allah adalah satu-satunya Dzat yang berhak untuk diminta pertolongan.

Dalam bahasa Arab, sesuatu yang istimewa memiliki banyak nama. Demikian pula dengan surat ini. Selain diberi nama Al-Fatihah, surat ini juga memiliki nama-nama lain seperti: Ummul Kitab / Ummul Quran, As-Sabul Matsani, Al-Quranul Adhim, Al-Hamd, As-Shalat, Asy-Syifa, Ar-Ruqyah, dan lain sebagainya.

Surat ini termasuk dari surat Makiyyah atau surat yang diturunkan di kota Makkah. Berikut ini kami tuliskan bacaan surat al fatihah tulisan Arab, Latin, dan artinya.

Surah Al Fatihah Arab, Latin, Beserta Artinya

Pada asalnya, ada perbedaan pendapat di antara ulama terkait awal dari surat al fatihah. Sebagian menyatakan bahwa bismillah adalah ayat pertama dan sebagian yang lain menyatakan bahwa ia dimulai dari alhamdulillahirobbil alamin.

Hanya saja, dalam artikel ini kami mengacu kepada pendapat yang pertama karena itu yang tenar di tengah-tengah masyarakat kita.

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Bismillahirrahmanir rahiim

“Dengan menyebut nama Allah Yang Mahapengasih lagi Mahapenyayang.”

 الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

Alhamdulillahi rabbil alamin

“Segala puji bagi Allah, Pemelihara sekalian alam.”

 الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Ar Rahmanir Rahiim

“Yang Mahapengasih lagi Mahapenyayang.”

مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ

Maliki yaumiddin

“Dzat yang merajai di hari Pembalasan.”

إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ

Iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’in

“Hanya kepada Engkau kami menyembah dan hanya kepada Engkau kami meminta pertolongan.”

اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ

Ihdinash shiratal mustaqiim

“Tunjukilah kami ke jalan yang lurus.”

صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ

Shirathal ladzina an’amta alaihim, ghairil maghdubi alaihim waladl dlaalliin.

“Jalan orang-orang yang Engkau beri nikmat atas mereka, bukan (jalan) orang-orang yang dimurkai atas mereka dan bukan orang-orang yang tersesat.”

Keutamaan Surat Al Fatihah

Setiap surat yang ada dalam al Quran memiliki fadhilah dan keistimewaan tersendiri. Bukan hanya surat, bahkan setiap ayat dan hurufnya pun memiliki manfaat yang sangat dahsyat. Contohnya seperti ayat-ayat ruqyah dan ayat kursi.

Termasuk juga surat al fatihah. Ia memiliki banyak keutamaan dan rahasia sebagaimana dijelaskan oleh Nabi shallallahu alaihi wa sallam yang dapat kita baca dalil-dalilnya. 

Keutamaan Surat Al Fatihah Menurut Sunnah

Berikut ini diantara keutamaan surat Al Fatihah menurut Sunnah disertai Dalil.

Paling Agungnya Surat dalam Al-Quran.

Dalam kitab Shahihul Bukhari, diriwayatkan oleh Abu Said bin Al-Mualla bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam pernah bersabda kepadanya:

لَأُعَلِّمَنَّكَ سُورَةً هِيَ أَعْظَمُ السُّوَرِ فِي القُرْآنِ، قَبْلَ أَنْ تَخْرُجَ مِنَ المَسْجِدِ. ثُمَّ أَخَذَ بِيَدِي، فَلَمَّا أَرَادَ أَنْ يَخْرُجَ، قُلْتُ لَهُ: «أَلَمْ تَقُلْ لَأُعَلِّمَنَّكَ سُورَةً هِيَ أَعْظَمُ سُورَةٍ فِي القُرْآنِ»، قَالَ: {الحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ العَالَمِينَ} [الفاتحة: 2] «هِيَ السَّبْعُ المَثَانِي، وَالقُرْآنُ العَظِيمُ الَّذِي أُوتِيتُهُ»

“Sungguh benar-benar aku akan mengajarimu suatu surat yang dia adalah paling agungnya surat dalam Al-Qur’an sebelum kamu keluar dari masjid.” Kemudian beliau memegang tanganku. Ketika beliau ingin keluar (dari masjid), aku berkata kepada beliau: “Bukankah engkau tadi bersabda bahwa akan mengajariku akan paling agungnya surat dalam Al-Qur’an?” Beliau menjawab, “Al-Hamdulillahi rabbil ’alamin [Al-Fatihah], dia adalah As-Sab’ul Matsani ( 7 ayat yang diulang-ulang) dan Al-Qur’anul Azim yang diberikan kepadaku.”

Surat yang Dikhususkan untuk Nabi Muhammad dan Umat Beliau

Pernah, suatu kali Jibril alaihis salam duduk bersama Nabi shallallahu alaihi wa sallam tatkala terdengar suara dari langit, lalu dia mendongak. Jibril berkata: Ini adalah sebuah pintu langit yang hari ini dibuka dan tidak pernah dibuka kecuali hari ini.

Kemudian dari pintu tersebut turun malaikat. Maka jibril berkata: Ini adalah malaikat yang turun ke bumi dan tidak pernah turun kecuali hari ini. Lalu malaikat itu memberi salam dan berkata:

أَبْشِرْ بِنُورَيْنِ أُوتِيتَهُمَا لَمْ يُؤْتَهُمَا نَبِيٌّ قَبْلَكَ: فَاتِحَةُ الْكِتَابِ، وَخَوَاتِيمُ سُورَةِ الْبَقَرَةِ، لَنْ تَقْرَأَ بِحَرْفٍ مِنْهُمَا إِلَّا أُعْطِيتَهُ

Bergembiralah dengan 2 cahaya yang tidak pernah diberikan kepada seorang nabi pun sebelum engkau: Fatihatul Kitab dan ayat-ayat penutup surat Al-Baqarah. Engkau tidak membaca satu huruf dari keduanya kecuali pasti diberi. [Hr. Muslim]

Dalam Taurat, Injil, Zabur, dan Al-Quran Tidak Ada Duanya

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam pernah bersabda kepada Ubay bin Kaab:

تُحِبُّ أَنْ أُعَلِّمَكَ سُورَةً لَمْ يَنْزِلْ فِي التَّوْرَاةِ وَلاَ فِي الإِنْجِيلِ وَلاَ فِي الزَّبُورِ وَلاَ فِي الفُرْقَانِ مِثْلُهَا؟ قَالَ: نَعَمْ يَا رَسُولَ اللهِ، قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: كَيْفَ تَقْرَأُ فِي الصَّلاَةِ؟ قَالَ: فَقَرَأَ أُمَّ القُرْآنِ، فَقَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ مَا أُنْزِلَتْ فِي التَّوْرَاةِ وَلاَ فِي الْإِنْجِيلِ وَلاَ فِي الزَّبُورِ وَلاَ فِي الفُرْقَانِ مِثْلُهَا، وَإِنَّهَا سَبْعٌ مِنَ الْمَثَانِي وَالقُرْآنُ الْعَظِيمُ الَّذِي أُعْطِيتُهُ.

Apakah kamu suka kalau aku mengajarimu suatu surat yang tidak diturunkan pada Taurat, Injil, Zabur, dan Al-Furqan (Al-Quran) sepertinya? Dia berkata: Ya. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bertanya: Bagaimana kamu membaca dalam shalat? Maka dia (Ubay) membaca Ummul Quran. Maka Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda: Demi Dzat yang jiwaku di tangan-Nya. Tidaklah diturunkan pada kitab Taurat, Injil, Zabur, dan Al-Furqon sepertinya. Dan dia adalah as-sab’ul matsani dan Al-Quran Al-Adhim yang diberikan kepadaku.” [Hr. At-Tirmidzi]

Shalat Tidak Sempurna Tanpanya dan Doa Dikabulkan Dengannya

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah, Nabi Shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ صَلَّى صَلَاةً لَمْ يَقْرَأْ فِيهَا بِأُمِّ الْقُرْآنِ فَهِيَ خِدَاجٌ» ثَلَاثًا غَيْرُ تَمَامٍ

“Barang siapa melakukan suatu shalat yang dia tidak membaca Ummul Quran padanya, maka dia adalah khidaj.” 3 kali. (Maksudnya) Tidak sempurna. [Hr. Muslim]

Pada lanjutan hadits ini, kemudian beliau menerangkan bahwa orang yang shalat dan membaca Al-Fatihah itu sejatinya sedang berbincang dengan Allah. Hingga ketika orang shalat itu selesai membaca surat ini, Allah berkalam:

هَذَا لِعَبْدِي وَلِعَبْدِي مَا سَأَلَ

Ini adalah untuk hamba-Ku, dan bagi hamba-Ku apa yang dia minta. [Hr. Muslim]

Menjadi Sarana untuk Pengobatan dan Menyembuhkan Penyakit

Surat ini dapat digunakan sebagai obat. Dalam islam, istilah yang dikenal adalah ruqyah. Ada sebuah cerita di zaman Nabi bahwa seorang sahabat mengobati seseorang dengan bacaan al fatihah. Perbuatannya itu ternyata dibenarkan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam.

Demikianlah artikel tentang keutamaan surat Al Fatihah beserta manfaat yang dimilikinya, Wallahu a’lam.