Arti Laa Ba’sa Thohurun Insyaallah, Tulisan Arab, dan Jawaban

Menjenguk orang yang sakit adalah perbuatan terpuji yang disyariatkan dalam Islam. Ia memiliki keutamaan yang sangatlah besar. Bahkan, ia juga termasuk dari salah satu dari 6 hak seorang muslim atas muslim yang lain.

Tujuan dari mengunjungi orang sakit adalah untuk membantu meringankan beban yang sedang dihadapinya, minimal memberi semangat dan doa untuknya. Nabi shallallahu alaihi wa sallam sendiri memberi teladan untuk kita mengenai hal ini.

Salah satu ucapan yang diberikan Nabi shallallahu alaihi wa sallam kepada orang yang sakit untuk memberi semangat kepadanya adalah ucapan laa ba’sa thohurun insyaallah.

Berikut ini kita akan membahasnya seputar arti, tulisan Arab, dan penjelasan lain seputar kalimat ini. Simak hingga selesai.

Arti Laa Ba’sa Thohurun Insyaallah dan Tulisan Arab Darinya

Arti laa ba’sa thohurun insyaallah adalah “Tidak ada bahaya. Ia merupakan penghapus (dosa) jika Allah menghendaki”. Ia berasal dari tulisan Arab لَا بَأسَ طَهورٌ إنْ شَاء اللَّهُ.

Asal dari kalimat ini adalah sabda yang diucapkan oleh Nabi shallallahu alaihi wa sallam tatkala beliau sedang berkunjung ke tempat orang yang sakit.

Imam Bukhari menyebutkan hadits tersebut dalam kitab beliau sebagai berikut:

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا: أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ دَخَلَ عَلَى رَجُلٍ يَعُودُهُ، فَقَالَ: لاَ بَأْسَ طَهُورٌ إِنْ شَاءَ اللَّهُ

“Dari Ibnu Abbas radliyallahu anhuma, bahwasanya Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam masuk (ke rumah) seorang lelaki dalam rangka menjenguknya. Maka beliau bersabda: La ba’sa thahuurun insyaAllah.” [Hr. Bukhari]

Bagaimana Jawaban untuk Kalimat Ini?

Setelah kita membaca uraian seputar arti dari kalimat ini, kita bisa mengetahui bahwa ia merupakan sebuah doa untuk orang yang sakit. Lebih simpelnya, ia adalah doa agar penyakit yang diderita oleh pasien dapat menjadi penghapus dari dosa-dosa yang dia miliki.

Oleh karena itu, tentunya jawaban yang paling tepat untuknya adalah mengamini atau membaca Aamiin.

Adapun yang harus kita hindari adalah menyangkal atau membantah doa tersebut. Saya katakan seperti ini karena kasus menyangkal doa la ba’sa thohurun pernah terjadi.

Dalam hadits yang telah kita bahas di atas, lelaki yang didoakan oleh Nabi shallallahu alaihi wa sallam justru menjawab:

كَلَّا، بَلْ حُمَّى تَفُورُ، عَلَى شَيْخٍ كَبِيرٍ، كَيْمَا تُزِيرَهُ القُبُورَ

“Sekali-kali tidak. Tetapi ia adalah panas yang sangat, menimpa orang yang tua renta, supaya dapat mengantarkannya ke kuburan.” [Hr. Bukhari]

Karena mendengar balasan seperti ini, akhirnya beliau pun menjawab: “Ya sudah kalau begitu.” Maksudnya, penyakit ini hasilnya adalah seperti yang kamu pikirkan.

Dalam riwayat Imam Thabrani, terdapat kisah yang mirip dengan kisah ini. Ketika didoakan oleh Nabi shallallahu alaihi wa sallam, pasien malah menolak dan mengatakan bahwa itu adalah penyakit yang akan mengantarkannya kepada kematian. Pada akhirnya, Nabi shallallahu alaihi wa sallam mengiyakan.

Di akhir hadits tersebut diceritakan:

فَمَا أَمْسَى من الْغَد إلاَّ مَيتا

“Maka tidaklah ia memasuki waktu sore dari esok hari kecuali telah menjadi mayat.” [Hr. Thabrani dalam Al-Kabir]

Jagalah Ucapan Saat Menjenguk Orang Sakit

Sebagai seorang muslim, sudah sepantasnya bagi kita membiasakan diri untuk menjenguk saudara muslim kita yang sedang sakit. Ketika kita menjenguknya hendaknya untuk menjaga kata-kata kita di hadapannya.

Separah apapun penyakitnya, hiburlah dia dan ajaklah dia untuk menganggap bahwa penyakitnya bukan sesuatu yang merugikan untuk dirinya. Sebaliknya, penyakit merupakan penghapus dosa-dosa yang telah dia lakukan.

Dengan melakukan hal ini, maka kita telah berusaha untuk mengikuti sunnah Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam sebagaimana telah kita bahas di atas.

Demikianlah uraian yang dapat kami sampaikan seputar doa laa ba’sa thohurun mengenai arti, jawaban, makna, dan penjelasan lainnya. Semoga bermanfaat.

Apabila Anda masih menginginkan penjelasan lain, silakan beri komentar di bawah ya!

Apa Komentar Anda?