Surah Madu: Ayat dan Hadits Khasiatnya Dalam Islam

Madu adalah cairan manis karena banyaknya zat gula dan dihasilkan oleh lebah. Minuman ini telah begitu dikenal oleh masyarakat. Hal ini disebabkan oleh begitu banyaknya khasiat yang ia miliki.

Sejak 14 abad yang lalu, Allah taala telah menurunkan ayat tentang madu dalam al quran yang menjelaskan manfaatnya. Dalam surat an-nahl ayat yang ke-69 yang sebagian orang menyebutnya surah madu, disebutkan:

يَخْرُجُ مِنْ بُطُونِهَا شَرَابٌ مُخْتَلِفٌ أَلْوَانُهُ فِيهِ شِفَاءٌ لِلنَّاسِ إِنَّ فِي ذَلِكَ لَآيَةً لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ

“Keluar dari perutnya (lebah) akan satu minuman yang bermacam-macam warnanya; di dalamnya terdapat obat bagi manusia. Sesungguhnya dalam yang demikian itu sungguh ada tanda bagi orang yang mau berpikir.”

Jika Anda bertanya tentang an nahl surat ke berapa, jawabannya adalah ia surat yang ke 16.

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari dan Muslim, disebutkan bahwa seorang sahabat datang menemui Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam.

Dia berkata, “Saudaraku mengadu (tentang sakit) perutnya.”

Rasulullah memberi perintah, “Berilah ia madu!”

Kemudian orang itu datang kedua kalinya, beliau tetap memberi perintah, “Berilah ia madu!”

Kemudian orang itu datang lagi dan dia berkata, “Aku sudah lakukan (tetapi saudaraku tetap sakit).”

Beliau bersabda, “Allah benar dan dustalah perut saudaramu. Berilah ia madu!”

Lalu orang itu memberikannya dan dia sembuh. [Muttafaqun alaih]

Madu juga merupakan minuman yang disukai oleh Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam.

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Aisyah radliyallahu anha, disebutkan bahwa: “Adalah Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam menyukai manisan dan madu.” [Muttafaqun alaih]

Meminum madu adalah cara pengobatan yang dianjurkan oleh beliau. Dengan kata lain, ia juga bisa disebut dengan thibbun nabawi atau cara pengobatan nabi.

Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

الشِّفَاءُ فِي ثَلَاثَةٍ: فِي شَرْطةِ مِحْجَم، أَوْ شَرْبَةِ عَسَلٍ، أَوْ كيَّةٍ بِنَارٍ، وَأَنْهَى أُمَّتِي عَنِ الْكَيِّ

“Kesembuhan itu terletak pada 3 hal: berbekam, meminum madu, dan kayy dengan api. Aku melarang umatku dari kayy.” [Hr. Al-Bukhari]

Ayat dan hadits-hadits yang telah kami sebutkan di atas menjadi dasar keutamaan dan manfaat madu dalam Islam, wallahu a’lam.

Demikianlah penjelasan mengenai surah madu, semoga bermanfaat.