Breaking News

10 Tips Memilih Jurusan SBMPTN 2022, Mulai Dari Persiapan Diri Sampai Ke Pertimbangan Karier

Pendaftaran SBMPTN 2022 berlangsung hingga 15 April 2022.

UTBK SBMPTN 2022 terbuka bagi siswa yang lulus pada tahun 2020, 2021 dan 2022 pada jenjang pendidikan menengah (SMA/MA/SMK dan sederajat) dan lulusan paket C sampai dengan usia 25 tahun pada tahun 2020, 2021 dan 2022. (per 1 Juli 2022), dikutip dari ltmpt.ac.id.

Penerimaan ke PTN melalui SBMPTN didasarkan pada hasil UTBK sendiri atau hasil UTBK dan kriteria lainnya (ditentukan bersama oleh PTN).

Pelamar dapat memilih dua program studi di satu PTN, atau satu program studi di masing-masing dua PTN.

Jika Anda mendaftar SBMPTN 2022 dan bingung memilih jurusan, berikut rangkuman tips memilih program studi SBMPTN dikutip dari laman Universitas Pasuruan.

Tips Memilih Jurusan SBMPTN

1. Kenali Gairah Anda

Gairah secara sederhana dapat diartikan sebagai dorongan seseorang untuk mencapai suatu tujuan.

Untuk mengetahui jurusan mana yang tepat untuk Anda, Anda bisa mulai dengan memahami apa yang Anda sukai.

Misalnya, jika Anda menyukai mata pelajaran bahasa Inggris, Anda dapat mengambil jurusan Sastra Inggris atau Pendidikan Bahasa Inggris.

Setelah Anda tahu apa yang Anda suka, pastikan Anda bertekad untuk menjelajahinya.

2. Jelajahi potensi Anda

Tidak ada salahnya menggali potensi Anda hari ini.

Hal ini dapat diketahui dengan mengetahui tentang suatu kegiatan atau hobi yang sering Anda lakukan.

Meski aktivitasnya memakan waktu lama, Anda tidak akan pernah bosan.

Dengan begitu, Anda bisa hidup bahagia meski sulit.

3. Memahami kepribadian Anda

Kepribadian juga mempengaruhi pilihan jurusan kuliah.

Misalnya, orang realistis cenderung bertindak sebagai aktor yang senang bekerja dengan alat, benda, mesin, hewan, dll., atau lebih suka praktik daripada terlalu banyak teori.

Penyidik, di sisi lain, cenderung sangat cerdas dan memiliki kemampuan terbaik dalam menulis dan akademis.

Demikian pula, orang yang sangat kreatif—mereka yang pandai berinovasi dan imajinatif—lebih cocok untuk mengambil jurusan seni.

4. Pelajari tentang Profil Departemen

Setelah Anda mengenal diri sendiri, Anda perlu mencari informasi tentang jurusan yang ingin Anda pilih.

Anda bisa melakukan sedikit riset dengan bertanya kepada senior yang sudah kuliah dan yang mengambil jurusan yang diinginkan.

Temukan informasi tentang apa yang Anda pelajari dalam diskusi dan gambaran umum jurusan ini.

Periksa apakah departemen sudah terakreditasi. Mengapa sertifikasi penting? Pertama, perlu untuk tujuan administratif. Kedua, akreditasi menunjukkan kualitas dari jurusan yang dipilih.

5. Carilah pendapat dari orang terdekat yang berpengalaman.

Terkadang orang masih ragu meski menemukan kemungkinan dan bisa memilih jurusan dengan antusias.

Solusi lain adalah mendiskusikan pilihan utama Anda dengan orang-orang terdekat Anda, orang tua Anda.

Jika orang tua merasa tidak dapat menjawab, mereka dapat meminta pendapat dari orang yang berpengalaman atau lulusan perguruan tinggi.

6. Ketahui kemungkinan mencari pekerjaan setelah lulus dari jurusan yang Anda minati

Berpikir realistis diperlukan tidak hanya ketika memilih jurusan, tetapi juga mempertimbangkan kemungkinan jurusan itu.

Setidaknya Anda tahu apa itu peluang kerja.

Ini bisa dijadikan contoh karir yang bisa kamu ambil setelah lulus.

7. Beradaptasi dengan ideal

Anda juga dapat memilih jurusan berdasarkan tujuan Anda.

Belajar di universitas bisa menjadi salah satu cara untuk mencapai tujuan yang diinginkan.

Misalnya, jika Anda ingin menjadi dokter, Anda harus mengambil jurusan kedokteran.

8. Biaya kuliah untuk jurusan yang dipilih

Pertimbangan penting lainnya adalah biaya kuliah.

Sebagai siswa rata-rata, Anda harus mempertimbangkan biaya untuk mengambil jurusan tertentu.

Hal ini tentu saja mempengaruhi langkah-langkah selama perkuliahan.

Tidak perlu ragu jika bisa mengenyam pendidikan dengan biaya yang murah sesuai jurusan yang diinginkan.

Namun, jika biaya jurusan yang Anda pilih terlalu mahal, Anda bisa mencari beasiswa atau memilih kampus lain yang lebih murah untuk jurusan yang sama.

9. Komitmen dan Motivasi

Setelah banyak pertimbangan, Anda perlu serius bertanya pada diri sendiri.

Tanyakan pada diri Anda sekali lagi dan lihat apakah Anda memiliki minat yang kuat pada jurusan itu.

Anda juga harus siap secara mental untuk siap dengan semua risiko yang mungkin Anda hadapi saat mengajar kursus yang terkait dengan jurusan Anda.

Paling tidak, Anda harus memiliki motivasi yang kuat mengapa jurusan Anda penting dalam kehidupan masa depan Anda.

10. Saat memilih jurusan dengan percaya diri

Dalam tip terakhir ini, Anda berjanji untuk maju ke jurusan yang telah Anda pilih.

Pastikan setiap keputusan yang Anda buat tentang memilih jurusan kuliah ada di pikiran Anda.

Jangan memilih jurusan karena teman Anda akan mengikuti Anda, karena tidak semua orang berada dalam situasi yang sama dan begitu juga teman Anda dan orang lain.

Untuk mengatasinya, Anda harus memiliki keyakinan dan keyakinan terhadap jurusan yang Anda pilih.

Harus diingat bahwa tidak ada jurusan yang buruk atau jurusan yang bagus.

Semua jurusan sama. Karena itu tergantung bagaimana Anda lulus kuliah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.