Khasiat Surat Al-Jin Bukanlah untuk Memanggil Jin, Berikut Penjelasannya

Diposting pada

Ayat Al-Qur’an merupakan obat alami yang ampuh dalam menghilangkan berbagai penyakit. Masing-masing surat di dalamnya memiliki keutamaan tersendiri baik sebagai obat, surat untuk menambah rezeki hingga beragam keutamaan lain. Namun, banyak orang yang beranggapan bahwa khasiat surat Al Jin adalah untuk memanggil bangsa jin datang. Benarkah demikian?

Allah menghadirkan khasiat pada surat di dalam Alquran agar umat muslim selalu mencari solusi untuk berbagai permasalahan hidupnya melalui Al-Qur’an. Disana terdapat jawaban-jawaban Allah atas musibah atau keadaan yang menimpa hambanya. Pada dasarnya semua ayat Al-Qur’an dapat dibaca untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah.

Anggapan Bahwa Surat Al Jin Dapat Memanggil Bangsa Jin Jika Membacanya di Malam Hari

Pada agama Islam, hukum dan perilaku yang boleh atau tidak dilakukan umat sudah diatur dalam Al-Qur’an dan Hadis. Begitu juga dengan apa yang dilakukan Nabi Muhammad SAW menjadi salah satu patokan kehidupan sehari-hari. Namun karena jarak antara kehidupan manusia saat ini dengan kehidupan Rasulullah sangat jauh, tidak jarang ditemukan hadis palsu yang periwayatnya tidak jelas.

Hadis palsu atau lemah adalah hadis yang isinya sangat diragukan bahkan tidak benar karena yang meriwayatkan hadis tersebut tidak memiliki sanad yang baik sehingga tidak boleh dijadikan sumber hukum. Begitu pula dengan anggapan bahwa Rasulullah pernah membaca surat Al Jin di malam hari untuk memanggil jin, tidak ada riwayat shahih yang menyatakan hal tersebut.

Ada dua surat yang dianjurkan dibaca di malam hari, yaitu surat As-Sajdah dan Surat Al-Mulk. Kedua surat ini memang benar dibaca Nabi berdasarkan hadis yang diriwayatkan oleh Ahmad, Turmudzi dan telah dishahihkan Syuaib al-Arnauth. Nabi Muhammad SAW membaca kedua surat tersebut sebelum tidur dan tidak akan tidur sampai membacanya.

Jin memang pernah mendengarkan bacaan Al-Qur’an Nabi Muhammad SAW namun tidak ada riwayat yang menyebutkan surat apa yang dibaca. Pada Qur’an Surat Al Ahqaf ayat 29 dan 30 disebutkan bahwa jin mendengarkan ayat al-Qur’an yang dilantunkan Nabi dalam keadaan hening. Tidak ada penjelasan rinci mengenai surat apa yang dibaca Nabi pada saat itu.

Kandungan Surat Al Jin dan Khasiatnya

Surat Al Jin Allah turunkan untuk menceritakan kisah jin yang mendengarkan bacaan Al-Qur’an. Jin yang mendengarkan bacaan tersebut kemudian mengakui kebesaran Allah dan beriman kepada-Nya.   Kisah itu Allah abadikan dalam surat Al Jin sebagai pelajaran berharga bagi umat manusia. Ini artinya, surat Al Jin turun sesudah kejadian tersebut.

Nabi sendiri tidak mengetahui bahwa jin sedang mendengarkan surat dalam Al-Qur’an yang sedang Nabi lantunkan. Sehingga tidak dapat disimpulkan Nabi membaca surat dengan tujuan untuk memanggil jin. Bahkan jin yang mendengarkan bacaan Nabi menjadi seorang pendakwah untuk mengingatkan kebesaran Allah pada kaum jin lainnya.

Khasiat surat Al Jin pada dasarnya sama dengan surat lain yaitu untuk mendekatkan diri kepada Allah. Baik surat Al Jin atau surat lain, ketika sering membaca Al Qur’an Allah akan memberikan karunia dan hidayah-Nya pada hamba-Nya tersebut. Ada hadis yang menyebutkan surat Al Jin dapat mencegah dari penyakit ‘ain namun hadis tersebut rupanya palsu.

Tanpa dipanggil, jin sesungguhnya sudah ada di sekitar manusia. Hanya saja manusia tidak dapat melihatnya karena jin adalah makhluk ghaib. Kehidupan jin sama seperti manusia, mereka memiliki bangsa dan golongannya sendiri. Ada yang Islam dan ada pula yang kafir terhadap Allah SWT.

Membaca Al-Qur’an hendaknya dalam hati ikhlas karena Allah. Khasiat surat Al Jin yang banyak beredar dapat memanggil jin tidak memiliki hadis yang shahih sehingga dapat disimpulkan bahwa ungkapan tersebut tidak tepat. Kisah dalam surat Al Jin justru sebagai pelajaran bahwa Al-Qur’an dapat melunakkan hati yang keras untuk kembali ke jalan Allah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *