Allahummaghfirlahu Warhamhu : Bacaan Doa Orang Meninggal Lengkap Arab dan Artinya

Diposting pada

وَالظَّاهِرُ أَنَّهُ يَدْعُو بِهَذِهِ الْأَلْفَاظِ الْوَارِدَةِ فِي هَذِهِ الْأَحَادِيثِ سَوَاءٌ كَانَ الْمَيِّتُ ذَكَرًا أَوْ أُنْثَى، وَلَا يُحَوِّلُ الضَّمَائِرَ الْمُذَكَّرَةَ إلَى صِيغَةِ التَّأْنِيثِ إذَا كَانَ الْمَيِّتُ أُنْثَى؛ لِأَنَّ مَرْجِعَهَا الْمَيِّتُ، وَهُوَ يُقَالُ عَلَى الذَّكَرِ وَالْأُنْثَى

“Yang jelas, hendaknya dia berdoa menggunakan lafadz-lafadz ini yang telah disebutkan dalam hadits-hadits ini, sama saja apakah si mayit laki-laki atau perempuan. Janganlah ia mengubah dhamir-dhamir mudzakkar (untuk laki-laki) ke bentuk ta’nits (untuk perempuan) jika mayitnya perempuan, karena marja’nya adalah mayit. Dan kata ini digunakan untuk laki-laki dan perempuan.” [Nailul Authar 4/80]

Lalu bagaimana jika kita tidak mengetahui jenis kelamin dari jenazah yang kita doakan?

Dalam kondisi ini, tinggal kita kembalikan kepada niat. Gunakan hu dengan tujuan mendoakan mayit dan ha dengan tujuan mendoakan jenazah.

 

Tata Cara Sholat Jenazah

Dimulai dengan merawat jenazah, memandikan jenazah, mengubur jenazah, mendoakan jenazah, dan terakhir mengubur jenazah. Islam sangat menekankan pada upacara pemakaman, salah satu yang terpenting adalah shalat jenazah.

Sholat jenazah umumnya dilaksanakan di masjid. Menurut Tanwill Kulub kami, jika tubuhnya laki-laki, dia berdoa agar dibuat di sisi selatan; Jika tubuhnya perempuan, daerah kepalanya di utara.

Jika tubuh Imam adalah laki-laki, maka Imam berada di tepat ke arah jenazah, dan Imam perempuan berdiri di pinggang.

Setelah itu, memulai salat jenazah sesuai dengan tujuannya, mengagungkan dengan empat sujud, berdiri untuk yang sakti, membaca al-Fatihah, membaca shalawat Nabi Muhammad setelah salat yang kedua, dan salat jenazah setelah salat yang ketiga, Dan salam.

Bacalah setelah takbir ketiga untuk bacaan “Alammegfirlahu Werehamhu Wafihi Wofanhu” karena itu adalah doa dalam doa pemakaman.

 

Doa untuk Orang Meninggal Versi Panjang dan Lengkap

Doa yang telah kita bahas di atas adalah versi pendek dari doa allahummaghfirlahu warhamhu. Ia dapat kita baca saat mendengar kabar kematian dari seorang muslim.

Adapun ketika kita menshalatkan jenazah, hendaknya kita menggunakan versi yang panjang berikut ini karena inilah yang dibaca oleh Nabi shallallahu alaihi wa sallam sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Muslim.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *