Breaking News

Allahummaghfirlahu Warhamhu : Bacaan Doa Orang Meninggal Lengkap Arab dan Artinya

Salah satu perintah Nabi shallallahu alaihi wa sallam kepada kita terhadap jenazah adalah untuk menyolatkannya. Dalam shalat itulah, terdapat doa yang diperuntukkan bagi si mayit, salah satunya adalah doa allahummaghfirlahu warhamhu.

Saat ini, ternyata masih banyak orang yang belum hafal doa ini, entah itu lafal Arabnya, terlebih lagi artinya.

Oleh karena itu, dalam artikel ini kita akan membahas secara lengkap seputar teks Arab, latin, arti, dan keterangan yang terkait dengannya. Hal ini dengan tujuan agar kita dapat menghafalkan untuk kemudian mempraktikkannya.

 

Doa Allahummaghfirlahu Warhamhu Arab, Latin, dan Artinya Serta Penggunaan

Doa ini merupakan doa permohonan ampunan dan rahmat untuk mayit. Pada asalnya, dalil yang datang dari Nabi shallallahu alaihi wa sallam adalah doa ini beliau baca saat menshalatkan jenazah setelah takbir ketiga.

Meskipun demikian, kita boleh membaca doa ini secara ringkas saat mendengar kabar meninggalnya seorang muslim sebagai iringan dari kalimat tarji innalillahiwainnailaihirojiun. Bacaannya menjadi innalillahiwainnailaihirojiun allahummaghfirlahu warhamhu.

Dalam bahasa Arab, kata hu disebut dhamir atau kata ganti orang yang digunakan untuk laki-laki. Dhamir ini menurut ulama dapat diganti untuk disesuaikan dengan jenis kelamin si mayit, yaitu jika perempuan menjadi ha, jika dua orang menjadi huma, jika banyak orang laki-laki menjadi hum, dan jika banyak orang perempuan menjadi hunna.

Bentuk lengkapnya dapat Anda lihat pada uraian di bawah:

  • Untuk Laki-Laki Tunggal

اَللهُمَّ اغْفِرْلَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ

Allahummaghfirlahu warhamhu wa afihi wa’fu anhu.

  • Untuk Wanita Tunggal

اَللَّهُمَّ اغْفِرْلَهَا وَارْحَمْهَا وَعَافِهَا وَاعْفُ عَنْهَا

Allahummaghfirlaha warhamha wa’afiha wa’fu anha.

  • Untuk Dua Orang Laki atau Perempuan

اَللَّهُمَّ اغْفِرْلَهُمَا وَارْحَمْهُمَا وَعَافِهِمَا وَاعْفُ عَنْهُمَا

Allahummaghfirlahuma warhamhuma wa’afihima wa’fu anhuma.

  • Untuk Laki-Laki Berjumlah Lebih dari 2 Orang

اَللهُمَّ اغْفِرْلَهُمْ وَارْحَمْهُمْ وَعَافِهِمْ وَاعْفُ عَنْهُمْ

Allahummaghfirlahum warhamhum wa’afihim wa’fu anhum.

  • Untuk Perempuan Berjumlah Lebih dari 2 Orang

اَللهُمَّ اغْفِرْلَهُنَّ وَارْحَمْهُنَّ وَعَافِهِنَّ وَاعْفُ عَنْهُنَّ

Allahummaghfirlahunna warhamhunna wa’afihinna wa’fu anhunn.

Pendapat yang membolehkan penggantian dhamir ini adalah pendapat yang rajih. Namun demikian, saya tidak menafikan adanya ulama yang melarang penggantian dhamir sebagaimana Imam Asy-Syaukani, beliau berkata: