Breaking News

Meluruskan Maksud Sunat Bayi Perempuan Menurut Islam dan Secara Medis, Inilah Manfaatnya

Sejak dulu hingga saat ini polemik akibat sunat terhadap perempuan masih terus berlangsung seakan tidak ada hentinya. Terdapat perbedaan pendapat yang cukup signifikan antara sunat bayi perempuan menurut islam dan medis. Menurut ajaran Islam, tidak pernah dikatakan bahwa sunat pada bayi perempuan adalah menghilangkan keseluruhan klistoris dan lain sebagainya. Perlu ditegaskan bahwasanya ajaran Islam tidak melakukan praktik sunat yang akan mengganggu kesehatan tubuh.

Malah sebaliknya, tujuan praktik sunat ini pun hanya untuk kesehatan tubuh. Kali ini akan dibahas secara lengkap mengenai pendapat sunat bayi perempuan menurut Islam dan medis. Tujuannya agar para pembaca dapat memahami secara lebih lanjut perspektif Islam dan medis. Hal ini guna meluruskan polemik yang telah berlangsung hingga saat ini.

Apakah Ada Sunat Bayi Islam Menurut Islam?

Apakah sunat bayi perempuan menurut islam menjadi suatu kewajiban? Fakta yang mengatakan bahwa tidak terdapat “kewajiban” bagi seorang perempuan Muslim untuk melakukan sunat. Bahkan bagi para laki-laki sendiri pun tidak adanya penjelasan secara gamblang mengenai sunat tersebut diwajibkan atau menjadi suatu penganjuran. Hal ini disebabkan terdapat satu ayat yang memiliki arti untuk memerintahkan manusia mengikuti Nabi Ibrahim AS. Kalimat ini ditafsirkan sebagai kewajiban.

Sunat bagi perempuan adalah menghilangkan sedikit bagian kulit yang menutupi klitoris. Tujuannya ini untuk menstabilkan hawa nafsu yang ada di dalam diri perempuan itu sendiri. Berdasarkan penjelasan yang telah diberikan ini didapatkan pembelajaran bahwa seorang perempuan tidak harus untuk melakukan sunat, namun jika melakukannya akan lebih baik. Satu hal yang perlu diingat bahwa sunat perempuan tidak boleh menjadi gharar.

Manfaat dari Sunat Bayi Perempuan

Faktanya terdapat sederet manfaat yang dimiliki oleh seseorang, jika orang tersebut menggunakan tindakan sunat. Harus diingatkan kembali maksud manfaat ini merupakan manfaat sunat yang sesuai dengan yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW. Ini manfaat yang akan didapatkan jika melakukan sunat pada bayi perempuan:

1. Menstabilkan Hawa Nafsu yang Dimiliki Oleh Seorang Perempuan

Pada dasarnya manusia terutama perempuan memiliki kadar hawa nafsu yang berbeda-beda. Hal tersebut merupakan suatu hal yang lumrah sebab setiap manusia memiliki kondisi yang berbeda-beda pula. Melalui sunat perempuan ini tentunya akan menstabilkan hawa nafsu yang ada. Inilah tujuan utama dari sunat perempuan agar dapat mencapai sebuah tujuan yang sebenarnya dimana sunat perempuan bukan untuk “kewajiban” melainkan “kemuliaan”.

2. Mengurangi Terjadi Suatu Resiko Infeksi Terhadap Saluran Kandungan dan Kencing

Kondisi ini sering terjadi akibat kebersihan dari perempuan yang memilikinya kurang memperhatikannya. Kendati begitu, kondisi ini bisa terjadi akibat penumpukan bakteri yang ada dalam saluran kencing. Bersamaan dengan diadakannya sunat perempuan ini adalah mengurangi tempat terjadi penumpukan atas kotoran tersebut. Inilah tujuan dari sunat perempuan adalah menjaga kebersihan yang ada di dalam tubuh akan terhindar dari berbagai macam penyakit yang ada.

3. Dapat Mencegah Keluarnya Bau Tidak Enak pada Bawah Mulut Kemaluan

Terjadinya bau tidak sedap pada bawah kemaluan akibat memiliki penumpukan kotoran yang tidak terhingga. Inilah yang menyebabkannya untuk mengeluarkan bau tidak sedap tersebut. Berbeda halnya jika seorang perempuan tersebut melakukan sunat maka bagian yang terjadi penumpukan tersebut dapat hilang sehingga terbebas dari bau tersebut.

Bagaimana terdapat perbedaan yang cukup signifikan antara sunat bayi perempuan menurut islam dan medis, bukan? Tentunya semua kembali pada para pembaca yang telah mencerna literasi yang ada. Semoga pula artikel ini dapat membantu para pembaca yang mencari jawaban sebenarnya dari polemik yang hadir hingga saat ini.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.