Doa Allahumma Ajurni Fi Musibati Arab, Latin, Arti, dan Makna

Allahumma ajurni fi musibati adalah salah satu dari beberapa macam bacaan doa ketika tertimpa musibah. Ia memiliki keutamaan yang besar sehingga Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam menganjurkan kepada kita untuk membacanya.

Musibah adalah sesuatu yang pasti mengenai manusia. Bagi orang kafir, ia merupakan siksa. Adapun bagi orang beriman, ia merupakan ujian dan peringatan agar dirinya bisa berintrospeksi dan memperbaiki kesalahannya.

Setiap orang beriman wajib mengetahui apa yang harus mereka lakukan ketika ia datang agar tidak jatuh kepada perkara yang salah. Salah satunya adalah mengetahui bacaan doa yang benar.

Berikut ini kami jelaskan tulisan Arab, latin, dan artinya secara lengkap insya Allah. Simak hingga selesai.

Disaat Musibah Datang

Islam adalah agama yang sangat sempurna. Ia telah memberikan panduan kepada manusia dalam menjalani hidup ini secara lengkap. Bahkan dalam soal menghadapi musibah.

Ketika ada seorang pemeluknya tertimpa musibah, Islam tidak membiarkannya begitu saja. Ia telah menjelaskan tentang apa yang harus dilakukan dan apa yang harus ditinggalkan.

Di saat musibah datang kepada kita, maka setidaknya ada 2 hal yang harus kita lakukan, yaitu:

  1. Sabar. Sabar adalah kunci pertama yang harus kita jaga agar musibah kita tidak menjadi dosa.
  2. Berdoa. Dengan doa, kita bisa meminta pahala kepada Allah taala atas musibah yang menimpa kita.

Allahumma Ajurni Fi Musibati

bacaan doa allahumma ajurni fi musibati

Sebenarnya, kalimat ini tidak berasal dari bahasa Indonesia. Namun, ia berasal dari bahasa Arab.

Allahumma ajurni fi musibati adalah berasal dari bahasa Arab yang artinya adalah ya Allah, berilah pahala kepadaku pada musibah yang menimpaku.

Tulisan Arab

اللهُمَّ أْجُرْنِي فِي مُصِيبَتِي، وَأَخْلِفْ لِي خَيْرًا مِنْهَا

Bacaan Latin

Allahumma’jurni fii mushibati wa akhlif lii khairan minha.

Teks Artinya

Ya Allah, berilah pahala kepadaku pada musibah yang menimpaku dan berilah ganti kepadaku dengan sesuatu yang lebih baik darinya.

Baca Juga: Arti Innallaha Ma’ashobirin

Dalil dari doa ini adalah sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Ummu Salamah radliyallahu anha, istri Nabi shallallahu alaihi wa sallam. Dia berkata bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

“Tidaklah ada seorang hamba yang musibah mengenainya, lalu dia mengatakan: Innalillah wa inna ilaihi raji’un, Allahumma’jurni fii mushibati wa akhlif lii khairan minha, kecuali Allah memberinya pahala pada musibahnya dan mengganti untuknya dengan sesuatu yang lebih baik darinya.”

Dia (Ummu Salamah) berkata: Tatkala Abu Salamah wafat, aku mengucap sebagaimana Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam memerintahku, maka Allah pun menggantinya untukku dengan yang lebih baik, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. [Hr. Muslim]

Dari hadits di atas kita dapat mengambil pelajaran bahwa agar sesuai sunnah, hendaknya kita membaca doa ini setelah melafalkan kalimat istirja.

Dengan demikian, ketika musibah datang kepada kita, mari kita baca doa ini dengan niatan mengamalkan sunnah dari Nabi shallallahu alaihi wa sallam.

Makna Doa Allahumma Ajurni Fi Musibati

Secara umum, respon manusia ketika tertimpa musibah adalah sedih dan terpuruk keadaannya. Akan tetapi, bagi orang beriman musibah adalah sarana untuk berlatih sabar dan mencari pahala dari Allah taala.

Dari doa ini, kita belajar bahwa tidak setiap musibah tidaklah datang dengan sia-sia. Selalu ada hikmah dibalik masalah yang datang menimpa kita. Minimal, ia bisa menjadi pahala jika seseorang dapat meyikapinya secara tepat.

Rasulullah selalu mengajari kepada kita untuk meminta pahala pada setiap kondisi yang kita alami, bahkan ketika itu adalah keadaan yang tidak kita sukai.

Hal ini agar setiap gerak kehidupan yang kita lalui, bisa memberikan keuntungan yang besar bagi kehidupan kita di akhirat nanti.

Selain itu, dari hal ini kita juga diajari oleh Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam agar meminta ganti yang lebih baik dari rasa kehilangan yang menimpa kita.

Jika dilihat secara tekstual, permintaan yang kita panjatkan tidaklah disebutkan dengan lafal yang diperinci, melainkan dengan lafal yang umum, sesuatu yang lebih baik. Hal ini disebabkan kita tidak lebih tahu mengenai hal yang baik untuk kita. Hanya Allah yang Maha Tahu dengan apa yang baik untuk kita.

Meminta ganti yang lebih baik juga bermanfaat agar hati kita diberikan ketentraman dengan adanya balasan dari Allah taala.

Sebagaimana yang telah kita bahas di atas, rawi hadits ini yang bernama Ummu Salamah radliyallahu anha pun telah mengamalkannya dan mendapatkan sesuatu yang lebih baik dari musibah yang menimpa dirinya.

Ketika suaminya meninggal dunia, ia membaca doa ini dan akhirnya diberikan ganti oleh Allah taala berupa pinangan dari Rasulullah. Karena itulah, hatinya merasa riang meski sebelumnya ia merasa sedih dengan musibah yang menimpanya.

Demikianlah penjelasan mengenai bacaan doa allahumma ajurni fi musibati seputar tulisan Arab, Latin, artinya, dan makna darinya, wallahu a’lam. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply