Bacaan Kalimat La Haula Wala Quwwata Illa Billah Artinya dan Penjelasan

La haula wala quwwata illa billah adalah salah satu kalimat dzikir yang dianjurkan bagi kita untuk membacanya. Ia disebut juga dengan bacaan hauqalah.

Ia merupakan sebuah kalimat yang berisi ungkapan pasrah dan penyerahan diri seorang hamba kepada Allah taala, yaitu bahwasanya seorang hamba tidak mampu berbuat apa-apa kecuali karena Allah.

Kali ini kita akan membahas mengenai la haula wala quwwata illa billah artinya, tulisan Arab, makna, keutamaan, dan kapan kita disunnahkan untuk membacanya.

La Haula Wala Quwwata Illa Billah Artinya

tulisan arab la haula wala quwwata illa billah

Kalimat ini adalah bacaan dzikir yang asalnya dari bahasa Arab. Ia biasa disebut dengan bacaan hauqalah atau kalimat hauqolah.

La haula wala quwwata illa billah artinya adalah tidak ada daya dan kekuatan kecuali milik Allah.

Tulisan Arab

لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ

Bacaan Latin

Laa haula wala quwwata illa billah

Teks Terjemah

Tidak ada daya dan tidak pula kekuatan kecuali karena Allah.

Mengenai apa makna bacaan hauqalah, Imam An-Nawawi menjelaskan:

قَالَ أَهْلُ اللُّغَةِ الْحَوْلُ الْحَرَكَةُ وَالْحِيلَةُ أَيْ لَا حَرَكَةَ وَلَا اسْتِطَاعَةَ وَلَا حِيلَةَ إِلَّا بِمَشِيئَةِ اللَّهِ تَعَالَى وَقِيلَ مَعْنَاهُ لَا حَوْلَ فِي دَفْعِ شَرٍّ وَلَا قُوَّةَ فِي تَحْصِيلِ خَيْرٍ إِلَّا بِاللَّهِ وَقِيلَ لَا حَوْلَ عَنْ مَعْصِيَةِ اللَّهِ إلا بعصمته ولاقوة على طاعته إلا بمعونته وحكى هذا عن بن مَسْعُودٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ وَكُلُّهُ مُتَقَارِبٌ

“Ahli bahasa berkata: Al-Haulu adalah gerakan dan upaya. Maksudnya tidak ada gerakan, kemampuan, dan upaya kecuali dengan kehendak Allah taala.

Dikatakan juga: Maknanya tidak ada kemampuan untuk menolak kejelekan dan tidak ada kekuatan untuk mendapatkan kebaikan kecuali karena Allah.

Dan dikatakan: Tidak ada kemampuan dari (menghindari) maksiat terhadap Allah kecuali dengan perlindungan-Nya dan tidak ada kekuatan atas taat kepada-Nya kecuali dengan pertolongan-Nya. Ini diceritakan dari Ibnu Mas’ud radliyallahu anhu. Dan semua (makna)nya serupa.” [Syarhun Nawawi alal Muslim 17/27]

Ringkasnya, dengan membaca kalimat ini, kita sebenarnya sedang meminta kepada Allah agar diberikan daya untuk meninggalkan kemaksiatan dan diberikan kekuatan untuk menjalankan ketaatan.

Keutamaan Bacaan Kalimat Hauqolah

Sebagaimana kita tahu, setiap dzikir yang diajarkan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam pasti memiliki keutamaan. Hal ini dikarenakan agar manusia bisa lebih bersemangat dalam mengamalkannya.

Adapun keutamaan dari bacaan hauqalah diantaranya adalah sebagai berikut:

Harta Simpanan Surga

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam pernah bersabda kepada Abu Musa Al-Asy’ari:

“Wahai Abdullah bin Qais, ucapkanlah ‘la haula wala quwwata illa billah’ karena sesungguhnya ia adalah satu harta simpanan dari harta-harta simpanan surga.” [Muttafaqun alaih]

Kalimat harta simpanan dari harta-harta simpanan surga adalah arti كنز من كنوز الجنة .

Harta Di Bawah Arsy

Abu Dzar Al-Ghifari bercerita bahwa Nabi shallallahu alaihi wa sallam berwasiat kepadanya mengenai beberapa hal, salah satunya adalah:

“Beliau memberi perintah kepadaku agar aku memperbanyak ucapan ‘lahaula wala quwwata illa billah’, karena sesungguhnya mereka adalah sebagian dari harta simpanan di bawah Arsy.” [Hr. Ahmad]

Pengganti Bacaan Quran dalam Shalat

Ada seorang sahabat yang mengadu kepada Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam karena ia tidak mampu membaca al-quran dalam shalat. Ia meminta kepada beliau agar mengajarinya sesuatu yang bisa menjadi pengganti.

Beliau akhirnya mengajarkan bacaan ini:

سُبْحَانَ اللهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ، وَاللهُ أَكْبَرُ، وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ

“Subhanallah, walhamdulillah, wa laa ilaha illallah, wallahu akbar, walahaula wala quwwata illa billah.” [Hr. Ahmad]

Pelindung dari Setan

Anas bin Malik bercerita bahwasanya Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

Apabila seseorang keluar dari rumahnya lalu membaca: Bismillahi tawakkaltu alallah, la haula wala quwwata illa billah. Dikatakan saat itu: Engkau telah mendapat petunjuk, telah dicukupi, dan telah dijaga, lalu setan-setan menyingkir darinya. [Hr. Abu Dawud]

Sarana Mustajabnya Doa

Dari Ubadah bin Shamit, dari Nabi shallallahu alaihi wa sallam, beliau bersabda:

Barang siapa terjaga di malam hari, lalu membaca: Lailaha illallahu wahdahu laa syarika lah, lahul mulku walahul hamdu wahuwa ala kulli syai’in qadiir, alhamdulillah, wa subhanallah, walaa ilaha illallah, wallahu akbar, wala haula wala quwwata illa billah, kemudian mengatakan: Ya Allah, ampunilah aku, atau berdoa, pasti diijabahi baginya.

Dan jika dia berwudhu dan melakukan shalat, pasti shalatnya diterima. [Hr. Al-Bukhari]

Pintu Surga

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam pernah bersabda kepada Qais bin Saad bin Ubadah:

Maukah kamu aku beritahu atas satu pintu dari pintu-pintu surga? Dia menjawab: Ya. Beliau bersabda: Lahaula wala quwwata illa billah. [Hr. At-Tirmidzi]

Kapan Mengucapkan Kalimat Hauqolah

Setelah kita membaca hadits-hadits di atas yang menjelaskan tentang keutamaan-keutamaannya, kita juga dapat mengambil pelajaran mengenai waktu yang disunnahkan bagi kita untuk membacanya, yaitu:

  1. Ketika tidak mampu membaca al-quran dalam shalat.
  2. Saat keluar dari rumah.
  3. Saat bangun tidur.
  4. Saat mendengar seorang muadzin mengucapkan hayya alas shalah dan hayya alal falah.

Demikianlah penjelasan yang dapat kami sampaikan mengenai bacaan kalimat la haula wala quwwata illa billah artinya apa, bagaimana tulisan Arab, makna, keutamaan, dan kapan kita membacanya, wallahu a’lam. Semoga bermanfaat

Leave a Reply