Aamiin Allahumma Aamiin Artinya, Tulisan Arab, dan Penjelasan

Aamiin allahumma aamiin adalah bacaan yang diucapkan setelah seseorang melafalkan sebuah doa. Ia biasa diucapkan di akhir setelah dia selesai memanjatkan apa yang dia inginkan.

Dengan membaca kalimat ini, seseorang meminta agar doa yang telah dia panjatkan dikabulkan oleh Allah taala.

Sebagai seorang muslim yang juga selalu memanjatkan doa, kita mungkin juga pernah mengucapkannya. Tinggal pertanyaannya, apakah kita telah mengetahui artinya?

Apabila anda belum mengetahuinya, maka dalam artikel ini kita akan membahasnya seputar arti, tulisan Arab, dan penjelasan yang berkaitan dengannya. Simak hingga selesai.

Arti Aamiin Allahumma Aamiin

tulisan arab aamiin allahumma aamiin

Kalimat ini sebenarnya berasal dari bahasa Arab yang kemudian dikenal dengan huruf latinnya.

Aamiin allahumma aamiin artinya adalah kabulkanlah ya Allah, kabulkanlah. Ia berasal dari tulisan Arab آمِيْن اللّهُمَّ آمِيْن .

Di kalangan masyarakat Indonesia, ia sering digabungkan dengan kalimat-kalimat lain sehingga sedikit berubah bentuk. Lengkapnya dapat anda lihat pada tabel berikut ini:

Kalimat Arti
Aamiin allahumma aamiin Kabulkanlah ya Allah, kabulkanlah
Aamiin allahumma aamiin ya mujibassailin Kabulkanlah ya Allah, kabulkanlah, wahai Dzat yang mengijabahi para peminta
Aamiin tsumma aamiin Kabulkanlah, kemudian kabulkanlah
Aamiin ya rabbal alamin Kabulkanlah wahai Pemelihara sekalian alam
Aamiin ya allah ya rabbal alamin Kabulkanlah ya Allah, wahai Pemelihara sekalian alam
Aamiin ya mujib Kabulkanlah wahai Dzat yang mengabulkan

Jika kita melihat di media sosial, kita akan mendapati bahwa beberapa dari saudara kita masih keliru dalam menuliskan kata aamiin sebagaimana berikut:

  1. Amin, tulisan seperti ini artinya aman.
  2. Amiin, ini artinya jujur.
  3. Aamin, adapun ini artinya lindungilah atau amankanlah.
  4. Amien, tulisan seperti ini secara bahasa tidak ada dalam bahasa Arab, sehingga dapat dikatakan keliru.

Adapun penulisan yang benar adalah aamiin, dengan alif yang panjang dan adanya huruf ya’ di antara mim dan huruf nun yang juga memberi efek bacaan panjang. Ini dapat kita lihat pada tulisan Arabnya yang telah kami tuliskan di atas.

Biasanya kekeliruan seperti di atas ini disebabkan oleh ketidaktahuan penulis mengenai bentuk bahasa Arabnya dan ia hanya mengikuti apa yang telah ada.

Pada asalnya, memang benar jika dikatakan bahwa itu tergantung maksud dari orang yang menulis dan kepahaman orang yang membacanya. Namun, jika kita mampu menulis yang lebih baik, bukankah itu lebih bagus?

Maksud Kalimat-Kalimat Ini

qs al baqarah ayat 186

Dengan membaca salah satu dari bacaan-bacaan yang telah kami tuliskan di atas, seseorang bermaksud meminta kepada Allah agar doa yang telah dia panjatkan dikabulkan oleh-Nya.

Allah taala adalah Dzat yang suka jika hamba-Nya berdoa dan Dia adalah Dzat yang mengabulkan doa. Lalu, apakah setiap doa yang dipanjatkan kepada-Nya pasti dikabulkan?

Jawabannya tentu, jika orang yang memanjatkan doa itu telah memenuhi syarat agar doanya dikabulkan oleh Allah.

Apa syarat agar doa yang dipanjatkan oleh seseorang dikabulkan oleh Allah. Penjelasannya ada dalam surat Al-Baqarah (2) ayat 186. Allah taala berkalam:

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ

“Dan bila hamba-Ku bertanya kepadamu tentang-Ku, maka sesungguhnya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan doa orang yang berdoa bila dia berdoa kepada-Ku. Maka, hendaklah mereka mengabulkan untukku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku agar mereka mendapat petunjuk.”

Ketika menjelaskan ayat ini, syaikh As-Sa’di mengatakan:

“Barang siapa meminta kepada Pemeliharanya dengan kehadiran hati, doa yang disyariatkan, tidak ada hal yang mencegah dari terkabulnya doa seperti memakan sesuatu yang haram dan semisalnya, maka sesungguhnya Allah telah menjanjikannya dengan pengabulan.

Lebih khusus bila ia datang dengan sebab-sebab terkabulnya doa, yaitu memenuhi panggilan Allah taala dengan tunduk kepada perintah-perintah dan larangan-laranganNya baik secara perkataan atau perbuatan, beriman kepadaNya, yang menjadikan pengabulan.” [Tafsirus Sa’di 1/87]

Dengan demikian, jika kita ingin doa kita dikabulkan oleh-Nya, maka kita harus bertaqwa dengan menjalankan perintah sekuat kemampuan kita dan menjauhi larangan Allah tanpa terkecuali.

Hanya saja, perlu kita ketahui bahwa pengabulan doa tidak melulu sesuai dengan apa yang kita inginkan. Bentuk pengabulan doa terkadang seperti yang kita minta, dan terkadang tidak seperti yang kita minta.

Ada tiga bentuk pengabulan doa, yaitu:

  1. Sesuai dengan apa yang diminta oleh seorang hamba.
  2. Diganti dengan sesuatu yang lebih baik untuknya.
  3. Diganti dengan pahala dan disimpan di akhirat.

Bentuk pengabulan doa adalah mutlak menurut kehendak Allah, karena hanya Allahlah yang Mahatahu dengan apa yang baik untuk kita.

Terkadang, kita menganggap sesuatu itu baik, padahal menurut Allah itu tidak baik untuk kita. Oleh karenanya, jangan pernah putus berdoa meski kita tidak mendapatkan setiap apa yang kita inginkan.

Demikianlah penjelasan yang dapat kami sampaikan mengenai bacaan aamiin allahumma aamiin artinya, tulisan Arab, dan makna dari kalimat ini, wallahu a’lam. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply