Breaking News

Nama Bagian Body Motor Matic yang Perlu Diketahui

Motor matic memiliki beragam jenis, mulai dari jenis 110 cc sampai dengan 250 cc. Namun khususnya bagi pemula harus ketahui  nama bagian body motor matic. Bagian body motor matic sendiri terbagi menjadi beberapa bagian, mulai dari mesin sampai dengan sistem kelistrikan. Pada dasarnya semua sepeda motor memiliki dasar komponen yang sama, mulai dari motor bebek sampai motor sport. Berikut komponen bagian body motor matic:

1. Engine

Engine memiliki peran yang sangat penting sebagai sumber tenaga untuk mengoperasikan sepeda motor. Perlu diketahui, engine dibedakan menjadi dua jenis, mesin 2 tak dan mesin 4 tak. Khusus bagian mesin 2 tak motor matic memiliki cara kerja piston yang berpindah dari TMB ke TMA.

Piston menghisap gas hasil campuran bahan bakar dengan udara, kemudian menggunakan sistem injection. Lain halnya dengan 4 tak pada motor matic, piston akan berpindah haluan dari TMA ke TMB dengan posisi klep motor akan terbuka dan klep buang motor kemudian menutup. Mengakibatkan gas akan masuk ke ruang pembakaran.

2. Kelistrikan

Kelistrikan merupakan bagian body motor matic yang memiliki skema pada seluruh bagian pada motor matic. Sebagai informasi, kelistrikan pada motor matic berfungsi sebagai jembatan untuk mengkonversi tenaga pada mesin menjadi tenaga listrik.

Kelistrikan meliputi busi motor, serta panel pendukung pencahayaan. Komponen ini juga sebagai pendukung untuk mengalirkan aliran listrik untuk menghidupkan mesin motor matic.

3. Chasis Atau Kerangka

Chasis merupakan elemen bagian pada motor sebagai pendukung komponen lain seperti mesin dan transmisi. Selain itu, chasis pada motor matic juga sebagai pendukung kenyamanan dalam berkendara dan stabilitas saat berjalan.

Tentunya Chasis yang bagus harus kuat dan mampu menahan getaran pada saat jalan. Kekuatan chasis bergantung pada bentuk, bentuk juga disesuaikan dengan kondisi jalan. Chasis atau kerangka memiliki fungsi sebagai tempat dudukan, bagian body motor matic yang berhubungan seperti cover body.

4. Power Train

Power train pada motor matic memiliki fungsi sebagai pemindah tenaga dari mesin ke roda motor matic. Proses kerjanya berdasarkan kenaikan atau kecepatan dari kendaraan. Komponen pemindah meliputi komponen transmisi, rantai, v-belt, sprocket, dan roda. Pada dasarnya power train terdiri dari kopling, powershift transmission, bevel gear, dan final drive.

Power train juga bermanfaat mereduksi putaran yang dihasilkan mesin, memberi perubahan pada kecepatan gear, serta merubah arah putarannya. Power train sebagai direct drive transmission maksudnya adalah sebagai sistem perpindahan gigi yang masih manual menggunakan rangkaian roda gigi. Umumnya tipe direct pada power train dipakai pada machine yang lebih kecil.

5. Steering

Steering merupakan bagian komponen yang berfungsi mengatur kontrol kendaraan pada saat berkendara. Mekanisme dari steering diatur dengan difungsikannya roda depan sebagai penentu arah yang pasti terhubung dengan setir melalui shockbreaker bagian depan. Steering juga biasa disebut sebagai stabilizer untuk menjaga kestabilan.

Kegunaan lain dari steering bisa sebagai penopang mesin, penahan dari sistem suspensi untuk menyerap goncangan. Garpu depan dan belakang sehingga motor dapat dikendalikan Steering sebagai penahan dari tempat duduk. Sebaiknya penggunaan steering disesuaikan dengan kebutuhan pengendara dan kondisi jalan yang dilalui pengendara agar tidak terjadi gangguan saat berkendara.

Informasi mengenai nama bagian body motor matic ini dapat menjadi wawasan baru bagi pengendara pemula ataupun mekanik motor. Perlu diketahui bahwa bagian body motor matic pada dasarnya dengan motor bebek ataupun dengan manual. Perbedaannya hanya pada bagian komponen CVT sebagai pemindah tenaga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.